Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 26 Mei 2024 10:20 WIB

Diguyur Hujan Deras Rumah Panggung Ambruk di Gunungguruh Sukabumi


					Diguyur Hujan Deras Rumah Panggung Ambruk di Gunungguruh Sukabumi Perbesar

JENTERANEWS.com – Satu rumah panggung di Kampung Karanggantung rt 26 rw 05 Desa Gunungguruh Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi ambruk dihantam hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Jum’at (24/5/2024).

Tampak rumah panggung tersebut nyaris rata dengan tanah. Menurut pemilik rumah Bapak Aas, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 21.00 WIB malam hari saat hujan deras mengguyur Desa Gunungguruh.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Gunungguruh Ade Suparman, mengatakan, tidak ada korban jiwa ataupun luka pada peristiwa tersebut karena pemilik rumah sedang menginap ke rumah anaknya.

Baca Juga:   Wabup Sukabumi Hadiri Rapat Paripurna Dprd, Laporan Masa Sidang Ke 1 Dan Penyampaian Nota Pengantar Raperda

“Pada saat kejadian pemilik rumah sedang tidak ada di rumah, ia sedang menginap ke rumah anaknya,” ungkap Ade

Ia menambahkan, memang lokasi bangunan rumah panggung Bapak Aas, kondisi sudah lapuk termakan usia sehingga tiang rumah yang hanya dari kayu tidak mampu menahan beban.

Baca Juga:   Bupati Sukabumi Minya Penyuluh Pertanian Terus Berinovasi Untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian

“Saya berharap kami bisa mendapatkan bantuan dinas terkait, mengingat kondisi rumah yang sudah tidak bisa ditempati lagi,” jelasnya.

P2BK Gunungguruh mengatakan bahwa dirinya menerima laporan pemerintah desa Gunungguruh, mengetahui hal ini dirinya langsung menuju lokasi.

“Iya benar kita mendapat laporan dari pemilik rumah bahwa rumahnya roboh, kita langsung melihat puing-puing rumahnya yang sudah rata dengan tanah, kondisi tanah yang diguyur hujan deras semalam membuat tiang rumah dari kayu ini tidak mampu menahan beban,” jelasnya.

Baca Juga:   Anda Mendeteksi Dan Dirugikan Jaksa Gadungan, Hubungi Nomor Ini !!

Walaupun tidak ada korban jiwa ataupun luka pada peristiwa tersebut namun pemilik rumah mengalami kerugian di tafsir lebih 25 juta rupiah.

“Saat ini Bapak Aas yang tinggal sendirian tersebut terpaksa mengungsi sementara di rumah saudara terdekatnya,” pungkasnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Penampilan Baru Geyser Cisolok Menuju Destinasi Wisata Yang Indah, Nyaman, Dan Mengesankan

23 Juni 2024 - 20:54 WIB

Penampilan Baru Geyser Cisolok Menuju Destinasi Wisata Yang Indah, Nyaman, Dan Mengesankan

Monitoring di Cikakak Pemkab Sukabumi Targetkan Angka Stunting Turun Menjadi 14%,

22 Juni 2024 - 13:02 WIB

Rapat Paripurna DPRD, Agenda Penyampaian Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi

21 Juni 2024 - 20:39 WIB

Rapat Paripurna Dprd, Agenda Penyampaian Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi

Wakil Bupati Sukabumi Mendukung Upaya Pencegahan Stunting Secara Serentak Sebagai Bagian Dari Visi Indonesia Emas 2045.

21 Juni 2024 - 15:28 WIB

Wakil Bupati (Wabup) Mendukung Upaya Pencegahan Stunting Secara Serentak Sebagai Bagian Dari Visi Indonesia Emas 2045.

Pisah Sambut Kajari, Bupati Marwan Menekankan Pentingnya Sinergitas Dalam Mewujudkan Visi Misi Kabupaten Sukabumi

21 Juni 2024 - 09:10 WIB

Pisah Sambut Kajari, Bupati Marwan Menekankan Pentingnya Sinergitas Dalam Mewujudkan Visi Misi Kabupaten Sukabumi

Tingkatkan Layanan Informasi Publik, DKIS Kota Cirebon Melakukan Kunjungan Ke Diskominfosan Kabupaten Sukabumi

21 Juni 2024 - 03:25 WIB

Tingkatkan Layanan Informasi Publik, DKIS Kota Cirebon Melakukan Kunjungan Ke Diskominfosan Kabupaten Sukabumi
Trending di Kabar Daerah
error: Content is protected !!