Menu

Mode Gelap

Laporan: Ijus Agus Suhandi · 25 Mar 2024 18:14 WIB

Dirut RSUD Sagaranten Minta Maaf atas kejadian Viral, Akan Terus Tingkatkan Perbaikan Pelayanan


					Dirut RSUD Sagaranten Minta Maaf atas kejadian Viral, Akan Terus Tingkatkan Perbaikan Pelayanan Perbesar

JENTERANEWS.com – RSUD Sagaranten mengadakan pertemuan dengan Tokoh Masyarakat di wilayah 7 Kabupaten Sukabumi. Acara tersebut bertujuan untuk menggali aspirasi masyarakat tentang kebutuhan kesehatan bagi masyarakat untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan dan sosialisasi pelayanan kesehatan di RSUD Sagaranten. Senin (25/3/2024).

Pertemuan dihadiri oleh Direktur RSUD Sagaranten, Jajaran manajemen RSUD Sagaranten, Forkopimcam Sagaranten, LSM, Ormas, dan Tokoh Masyarakat.

RSUD Sagaranten gelar diskusi bersama tokoh masyarakat tentang peningkatan pelayanan

Terdapat beragam topik permasalahan, kritik dan saran yang disampaikan peserta guna meningkatkan mutu dan kualitas RSUD Sagaranten Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Salah satunya membahas keluhan warga yang sempat di posting oleh salah satu akun Facebook Shina Permana dengan membagikan sebuah gambar bertuliskan pernyataan kekecewaannya terhadap pelayanan di RSUD Sagaranten.

Berikut tulisan yang diunggah akun Shina Permana
” @RSUD.SAGARANTEN
Gak rekomen!!
Pelayanan buruk tidak cepat tanggap.
Bibi saya dibawa ke RSUD sagaranten pdhl kondisi terlihat sudah parah, bukannya lgsg di tangani dulu malah cuma di usap2 sambil nanya ini BPJS apa umum???
Sama sekali gak dikasih bantuan alat atau obat apapun, saking lamanya nunggu sampe keluar busa dari mulut dan ngorok jadi keburu pecah pembuluh darahnya dan setruk. Pihak RS nyuruh di bawa ke Sukabumi, kita minta ambulan malah jawab pake mobil pribadi aja. Bagi yang membaca ini, tolong dibantu untuk report kualitas pelayanan dan kinerja petugas RSUD Sagaranten supaya segalanya diperbaiki agar tidak semakin banyak korban.
Kalo liat review dan denger2 pengalaman orang katanya memang RSUD Sagaranten pelayanannya sangat buruk. Gimana ini? Gak bisa didiemin. Harus ada yg bergerak. Tolong dibantu,”

Postingan tersebut sempat viral di bagikan 423 kali oleh pengguna lain, dan mendapatkan 232 komentar tentang beragam keluhan pelayanan RSUD Sagaranten.

Terkait permasalahan tersebut Direktur RSUD Sagaranten Dr Hikmat Gumelar menyampaikan permintaan maaf atas kejadian viral yang terjadi kemarin atas kurangnya pelayanan terhadap pasien yang dilakukan oleh RSUD Sagaranten.

“Terkait adanya kejadian viral kemarin, intinya kami pihak RSUD Sagaranten mohon maaf atas ketidaknyamanan akibat kurangnya pelayanan terhadap pasien. Insyaallah kami akan terus memperbaiki sistem pelayanan yang ada di kami,” ujar dr Hikmat.

Terkait semua kesalahan yang telah dilakukan, pihaknya juga menerima semua kritikan yang masuk khususnya agar pelayanan di RSUD Sagaranten semakin baik.

Usai kegiatan diskusi, Direktur RSUD Sagaranten Dr Hikmat Gumelar mengatakan bahwa pihaknya sangat berterimakasih atas kehadiran dan antusiasme peserta dalam menyampaikan kritik serta saran yang bersifat membangun.

“Semoga ke depan, forum diskusi ini bisa digelar lagi agar kami bisa mengetahui apa saja hal yang dianggap kurang, sehingga perlu diperbaiki. Kemudian kami juga mohon bantuannya untuk menyampaikan mengenai kebijakan yang dianggap sangat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan,” jelas dr Hikmah (*)

Artikel ini telah dibaca 101 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Misteri Kematian Tragis Bocah 12 Tahun di Sukabumi: Penuh Luka Bakar, Tim Forensik Tunggu Hasil Lab

20 Februari 2026 - 16:56 WIB

Sejumlah petugas medis dan polisi memindahkan kantong jenazah berwarna kuning berisi jasad NS (12) dari ambulans untuk proses autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi, Jumat (20/2/2026).

Sukabumi Rintis Desa Mandiri Energi: DPRD dan Pemkab Bersinergi Resmikan Fasilitas Biogas dan Solar Dryer House

16 Februari 2026 - 17:00 WIB

Bupati Asep Japar bersama Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali meresmikan fasilitas energi terbarukan di Desa Cidadap. Kehadiran unsur pimpinan daerah dan legislatif ini menegaskan komitmen bersama dalam mendukung pengembangan desa mandiri energi dan ekonomi sirkular di Kabupaten Sukabumi.

Bocah Tewas Tertembak Senapan Angin, Polres Sukabumi Kota Tunggu Langkah Keluarga

9 Februari 2026 - 22:02 WIB

Suasana di ruang tunggu fasilitas kesehatan, tempat di mana pihak kepolisian dan keluarga diduga berkumpul terkait kasus meninggalnya bocah perempuan akibat tertembak senapan angin oleh ayah tirinya. Korban sempat menjalani perawatan intensif di RS Betha Medika, Sukabumi, sebelum menghembuskan napas terakhir.

Drama Begal di Cisaat Ternyata Rekayasa: Sopir Sayur Ikat Diri Sendiri Demi Hindari Utang

31 Januari 2026 - 13:16 WIB

Pria berinisial N (kiri) saat memberikan keterangan kepada Kapolsek Cisaat AKP Yanto Sudiarto (kanan) di Mapolsek Cisaat, Sukabumi, Jumat (30/1/2026). N akhirnya mengakui bahwa narasi pembegalan yang menimpa dirinya hanyalah rekayasa demi menghindari kewajiban melunasi utang dan biaya pernikahan.

Sidak Komisi I DPRD Sukabumi Bongkar Dugaan HGU Ilegal dan Alih Fungsi Lahan di Cidolog: Negara Berpotensi Rugi

21 Januari 2026 - 17:29 WIB

Suasana rapat koordinasi dalam rangka kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi di Desa Cidolog, Rabu (21/1/2026). Pertemuan yang turut dihadiri oleh unsur dinas terkait dan pemerintah setempat ini membahas temuan krusial mengenai dugaan pelanggaran izin HGU dan alih fungsi lahan perkebunan di wilayah tersebut.

Kejar Regulasi Responsif, Bapemperda DPRD Kabupaten Sukabumi Bedah Dua Raperda Strategis Bersama Dishub

12 Januari 2026 - 16:09 WIB

Suasana rapat kerja Bapemperda DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Dinas Perhubungan saat membahas pendalaman materi dua Raperda strategis terkait Perhubungan dan Ketertiban Umum di Gedung DPRD, Senin (12/1/2026).
Trending di Laporan: Ijus Agus Suhandi