Menu

Mode Gelap

Bencana · 17 Jun 2025 11:52 WIB

Dua Desa di Kabandungan Sukabumi Diterjang Longsor, Akses Jalan Terputus dan 9 Jiwa Terancam


					Petugas dari TAGANA dan P2BK BPBD Kabupaten Sukabumi melakukan asesmen di salah satu titik longsor di Kecamatan Kabandungan, Selasa (17/6/2025). Hujan deras pada malam sebelumnya memicu longsor di dua desa, memutus jalan dan mengancam 9 jiwa. Perbesar

Petugas dari TAGANA dan P2BK BPBD Kabupaten Sukabumi melakukan asesmen di salah satu titik longsor di Kecamatan Kabandungan, Selasa (17/6/2025). Hujan deras pada malam sebelumnya memicu longsor di dua desa, memutus jalan dan mengancam 9 jiwa.

JENTERANEWS.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, pada Senin malam (16/6/2025) telah memicu bencana longsor di dua lokasi terpisah. Akibatnya, akses jalan utama terputus total bagi kendaraan roda empat dan dua rumah yang dihuni oleh tiga keluarga terancam.

Berdasarkan laporan terkini dari Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Kabandungan pada Selasa (17/6/2025) pukul 11:25 WIB, longsor pertama terjadi sekitar pukul 20:40 WIB di Kampung Pajagan RT 024/010, Desa Kabandungan. Sebuah tebing setinggi 5 meter dengan panjang 5 meter runtuh dan material longsorannya menutup sepenuhnya badan jalan.

Tidak berselang lama, sekitar pukul 21:10 WIB, longsor susulan terjadi di Kampung Pasir Kandang RT 006/008, Desa Cipeuteuy. Di lokasi ini, tebing setinggi 4 meter dan lebar 7 meter longsor, disertai retakan tanah sepanjang kurang lebih 30 meter. Kondisi ini membuat jalan tidak mungkin dilalui oleh kendaraan roda empat dan membahayakan keselamatan warga sekitar.

“Hujan deras yang disertai petir dari pukul 18:10 hingga 23:00 WIB menjadi pemicu utama longsor,” ungkap Anton Mulyadi dari TAGANA Kecamatan Kabandungan dalam laporannya.

Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, sebanyak dua rumah milik warga kini berada dalam kondisi terancam. Rumah-rumah tersebut dihuni oleh tiga kepala keluarga (KK) dengan total sembilan jiwa, yaitu keluarga Bapak Jerimi (2 jiwa), Bapak Endi Suhendi (4 jiwa), dan Bapak Risman (3 jiwa).

Saat ini, para penghuni rumah yang terancam belum diungsikan, namun kewaspadaan tinggi terus diterapkan. Tim gabungan yang terdiri dari TAGANA, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) BPBD Kabupaten Sukabumi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparat kecamatan, Satpol PP, dan tim kesehatan dari Puskesmas telah berada di lokasi untuk melakukan asesmen dan koordinasi penanganan.

“Upaya pertama yang kami lakukan adalah melakukan asesmen cepat di lokasi kejadian untuk mendata dampak dan kebutuhan mendesak,” tambah Anton.

Hingga berita ini diturunkan, bantuan untuk para korban belum didistribusikan. Kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini meliputi tenda gulung atau terpal untuk menutupi area longsor dan melindungi rumah warga, paket sembako, makanan siap saji, serta perlengkapan anak-anak dan peralatan makan.

Tim TAGANA Kabupaten Sukabumi telah mengerahkan dua personel untuk membantu proses penanganan di lapangan. Koordinasi intensif terus dilakukan dengan pemerintah desa setempat dan instansi terkait untuk langkah-langkah penanganan selanjutnya, termasuk pembukaan akses jalan dan mitigasi risiko longsor susulan. Warga di sekitar lokasi diimbau untuk tetap waspada mengingat potensi hujan susulan masih ada.(*)


Kor: Fajar

Redaktur: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 84 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana