Menu

Mode Gelap

Bencana · 21 Jun 2025 16:18 WIB

Dua Rumah di Cicurug Ambruk Diterjang Cuaca Ekstrem, Tujuh Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal


					Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Cidahu, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, yang bagian atapnya ambruk akibat hujan deras dan angin kencang, Jumat (20/6/2025). Dua keluarga terpaksa mengungsi akibat kejadian ini. Perbesar

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Cidahu, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, yang bagian atapnya ambruk akibat hujan deras dan angin kencang, Jumat (20/6/2025). Dua keluarga terpaksa mengungsi akibat kejadian ini.

JENTERANEWS.com – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat dini hari (20/6/2025) mengakibatkan dua rumah warga di Kampung Cidahu RT 03 RW 06, Desa Cisaat, ambruk. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB ini, namun kerugian materiel ditaksir cukup besar.

Tampak bagian dalam salah satu rumah korban yang atapnya runtuh total akibat diterjang hujan deras dan angin kencang di Desa Cisaat, Cicurug. Material bangunan menimpa seluruh isi rumah, memaksa dua keluarga dengan total tujuh jiwa kehilangan tempat tinggal.

Tampak bagian dalam salah satu rumah korban yang atapnya runtuh total akibat diterjang hujan deras dan angin kencang di Desa Cisaat, Cicurug. Material bangunan menimpa seluruh isi rumah, memaksa dua keluarga dengan total tujuh jiwa kehilangan tempat tinggal.

Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, cuaca ekstrem menjadi pemicu utama ambruknya bagian atap kedua bangunan tersebut.

“Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama disertai angin kencang mengakibatkan konstruksi atap tidak kuat menahan beban dan akhirnya ambruk,” ujar Cawang, seorang petugas Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Cicurug, dalam laporannya.

Dua keluarga terpaksa harus mengungsi karena rumah mereka kini tidak dapat lagi ditinggali. Rumah pertama milik Ibu Ai Yuliawati (40) yang dihuni oleh satu keluarga terdiri dari enam jiwa. Sementara itu, rumah kedua yang juga mengalami kerusakan parah dihuni oleh seorang lansia, Bapak Lili (67).

“Untuk sementara, kedua keluarga tersebut telah mengungsi ke rumah kerabat terdekat mereka. Syukurlah tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian ini,” tambah Cawang.

Tim gabungan yang terdiri dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cicurug, perangkat desa dan kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, serta relawan Tagana telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dan melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian bersama Pemerintah Desa Cisaat,” jelasnya. Tim gabungan juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang belum menentu.

Hingga Jumat sore, kondisi di lokasi dilaporkan berawan. Puing-puing material bangunan yang ambruk belum dievakuasi. Para korban saat ini sangat membutuhkan bantuan darurat, terutama material bangunan untuk perbaikan rumah dan peralatan dapur untuk kebutuhan sehari-hari. Pemerintah dan lembaga terkait diharapkan dapat segera menyalurkan bantuan untuk meringankan beban para korban.(*)


Kor : Fajar
Redaktur: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 88 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana