Menu

Mode Gelap

News · 9 Agu 2024 08:24 WIB

Gadis 13 Tahun Di Purabaya Sukabumi Diperkosa Ayah Tirinya


					Poto ilustrasi gadis 13 Tahun jadi korban rudapaksa ayah tiri di Purabaya Sukabumi Perbesar

Poto ilustrasi gadis 13 Tahun jadi korban rudapaksa ayah tiri di Purabaya Sukabumi

JENTERANEWS.com – Seorang gadis belia berusia 13 tahun di Kecamatan Purabaya mengalami pencabulan yang dilakukan oleh ayah tirinya berinisial B ( 38 ). Hal tersebut terungkap setelah korban menceritakan nasib nahas itu kepada bibinya.

Awal mula kecurigaan terhadap kasus ini muncul ketika keluarga korban mulai memperhatikan adanya perubahan pada diri korban. Hal ini diungkapkan oleh bibi korban, S (26), yang tinggal di Purabaya, pada Kamis (8/8) di rumahnya di Kecamatan Purabaya.

Seperti yang dilansir lingkarpena, “S” menjelaskan bahwa pada Rabu, 5 Juli 2024, APP menginap di rumah kakeknya. Namun, pada sore harinya, korban diantar oleh saudara lainnya ke rumah S. Saat itu, “S”, suaminya “IL”, dan bibi korban lainnya merasakan adanya perbedaan dalam sikap dan ekspresi wajah korban.

“Esok harinya, saya bertanya kepada korban, ‘Dek, kenapa kamu? Bapak tirimu dari kemarin mencari mu dan ingin menjemputmu pulang, tapi kamu tidak mau pulang,'” ungkap “S”.

Korban menjawab, “Gak mau pulang, Bapak Tere jahat,” kata korban, S kemudian bertanya lagi, “Kamu diapakan sama bapak tiri kamu?” APP menjawab sambil menangis, “Neng, diperkosa sama bapak.”

“S” menjelaskan bahwa korban, yang merupakan pelajar kelas 1 Mts, telah menjadi korban pencabulan oleh ayah tirinya sendiri. Berdasarkan penjelasan korban kepada bibinya, tindakan terduga pelaku B (ayah tiri korban) terakhir kali terjadi menjelang 1 Muharram 1446 Hijriah, yaitu pada Rabu, 4 Juli 2024.

“Kami sangat terkejut dengan jawaban APP. Kecurigaan kami sebagai keluarga, terutama bibi, ternyata benar bahwa APP adalah korban tindakan biadab B (ayah tiri yang bejat itu),” ujar S dengan nada geram.

Diketahui bahwa ibu APP telah bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Arab Saudi sejak tahun 2023. Sejak kelas VI SD, APP tinggal bersama ayah tirinya di rumah tersebut.

Pada hari yang sama, sore harinya, “S” bersama suami dan anggota keluarga lainnya pergi ke Polsek Purabaya Polres Sukabumi untuk melaporkan kejadian tersebut.

Ditemui di kantornya pada Kamis (8/8/24), Kanit Reserse Polsek Purabaya, Bripka Dikdik Permana SH., mengonfirmasi kedatangan keluarga korban S, yaitu suaminya dan kakeknya APP, ke ruangannya.

“Benar, pada Kamis, 11 Juli 2024 sore, saya menerima kedatangan S, suaminya, dan kakeknya APP (korban). Mereka datang untuk melaporkan dan menceritakan peristiwa yang menimpa APP. Keluarga meminta bantuan saya untuk mengantar mereka membuat laporan resmi ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sukabumi,” ujar Dikdik singkat.(*)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News