Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 12 Mar 2025 09:40 WIB

Gubernur Jabar Hapus Lomba PKK, Pilih Desa Istimewa dengan Hadiah Nyata


					Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan sambutan dalam acara pelantikan Ketua TP PKK, Ketua Posyandu, dan Ketua Dekranasda se-Jawa Barat di Kota Depok (11/3/2025). Perbesar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan sambutan dalam acara pelantikan Ketua TP PKK, Ketua Posyandu, dan Ketua Dekranasda se-Jawa Barat di Kota Depok (11/3/2025).

JENTERANEWS.com – Suasana khidmat menyelimuti Aula Dibaleka II Lantai 10, Kota Depok, saat para pemimpin perempuan dari seluruh penjuru Jawa Barat dilantik dalam acara Pelantikan Ketua TP PKK, Ketua Posyandu, dan Ketua Dekranasda se-Jawa Barat. Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, turut hadir dalam momen penting ini, menyaksikan pengukuhan para pemimpin perempuan yang akan membawa perubahan positif bagi masyarakat.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sambutannya menyampaikan visi baru dalam pemberdayaan perempuan. Ia menegaskan bahwa era perlombaan bagi gerakan perempuan dalam PKK telah usai. Sebagai gantinya, Pemprov Jabar akan menerapkan sistem penilaian yang lebih objektif dan berdampak.

“Kami akan memilih tiga desa dan tiga kelurahan istimewa di seluruh Jawa Barat,” ungkap Gubernur. “Mereka yang terpilih akan menerima reward berupa program pembangunan yang nyata.”

Penilaian ini akan didasarkan pada 10 program PKK sebagai standar independen. Hasilnya akan diumumkan secara transparan, memberikan gambaran jelas tentang desa-desa terbaik dan yang perlu mendapatkan perhatian lebih.

Gubernur juga memberikan perhatian khusus pada isu kebersihan dan penanganan stunting. “Kami akan memberikan stimulus kepada PKK desa yang fokus pada dua hal penting ini,” tegasnya.

Kebijakan inovatif lainnya yang diperkenalkan adalah izin bagi pegawai perempuan untuk membawa anak mereka ke tempat kerja. “Sediakan ruang khusus di kantor sebagai tempat bermain anak,” ujar Gubernur. “Kedekatan ibu dan anak sangat penting untuk perkembangan mereka.”

Di akhir sambutannya, Gubernur memberikan pesan inspiratif kepada para ibu. “Jadilah pribadi yang kreatif, kuat, dan memiliki tekad yang tinggi,” pesannya. “Bangunlah keluarga dan lingkungan sekitar dengan cinta dan dedikasi.”

Acara pelantikan ini menjadi momentum penting bagi para pemimpin perempuan di Jawa Barat untuk menunjukkan peran aktif mereka dalam pembangunan daerah. Dengan sistem penilaian baru dan dukungan penuh dari pemerintah provinsi, diharapkan akan tercipta gerakan perempuan yang lebih kuat dan berdampak positif bagi masyarakat.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 83 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.

BUMDes Sinarbentang Perluas Jaringan PAM Hingga ke Desa Tetangga

19 Agustus 2026 - 08:10 WIB

Merespons Kebutuhan Warga, BPBD Sukabumi Distribusikan 10.000 Liter Air Bersih di Desa Lebaksari

18 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Petugas dari BPBD Kabupaten Sukabumi dan Babinsa TNI-AD bersatu padu mengisi jeriken-jeriken air milik warga yang antre di Desa Lebaksari, Parakansalak, pada Selasa (18/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi 155 Kepala Keluarga yang terdampak kesulitan pasokan air.

Tragedi Usai Perayaan Kemerdekaan: Dua Pemuda Sukabumi Jadi Korban Pembacokan OTK

18 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Polres Sukabumi Bongkar Sindikat Pengoplos Gas LPG Subsidi, Negara Dirugikan Rp49,7 Miliar

18 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto, S.H., M.M. (tengah, memegang kertas) didampingi jajaran Satreskrim memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus penyalahgunaan gas LPG bersubsidi di Mapolres Sukabumi. Di depan meja terlihat barang bukti berupa ratusan tabung gas LPG ukuran 3 kg, 12 kg, dan 50 kg serta peralatan modifikasi yang digunakan tersangka untuk memindahkan isi gas subsidi ke tabung non-subsidi. Praktik pengoplosan ini diperkirakan merugikan negara mencapai Rp49,7 miliar.

Kebakaran Hebat Melanda 30 Hektare Lahan Jati di Warungkiara Sukabumi, Proses Pemadaman Terkendala Medan

18 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Sejumlah petugas dari tim penanggulangan bencana gabungan memantau sisa-sisa kebakaran di area bukit perkebunan jati, Kecamatan Warungkiara, Sukabumi. Seperti yang terlihat pada fail IMG-20260818-WA0081.jpg, akses jalan tanah yang sempit serta medan perbukitan menjadi salah satu kendala utama bagi armada dan petugas dalam memadamkan api secara menyeluruh.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca