Menu

Mode Gelap

Bencana · 4 Agu 2025 11:25 WIB

Hujan Deras di Cisaat Sukabumi, Rumah Warga Ambruk, Satu Keluarga dengan Lima Anak Mengungsi


					Kondisi memprihatinkan dari rumah di Kp. Rambay Kaler, Cisaat, yang hancur pada Minggu (3/8/2025) malam. Sebanyak tujuh jiwa, termasuk seorang balita, kini harus tinggal sementara di Posyandu setelah rumah mereka dinilai tidak aman lagi untuk dihuni. Perbesar

Kondisi memprihatinkan dari rumah di Kp. Rambay Kaler, Cisaat, yang hancur pada Minggu (3/8/2025) malam. Sebanyak tujuh jiwa, termasuk seorang balita, kini harus tinggal sementara di Posyandu setelah rumah mereka dinilai tidak aman lagi untuk dihuni.

JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (3/8/2025) petang, mengakibatkan sebuah rumah warga di Desa Sukamanah ambruk. Akibat peristiwa ini, satu keluarga yang terdiri dari tujuh jiwa terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Peristiwa nahas ini menimpa rumah milik Bapak Eful Saefullah di Kampung Rambay Kaler, Gg. Pelukis RT 003 RW 001. Menurut laporan yang disampaikan oleh P2BK (Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan) Cisaat, Imam, insiden terjadi sekitar pukul 18.30 WIB setelah hujan dengan intensitas sedang turun selama kurang lebih dua jam.

“Awalnya, hujan sore hari menyebabkan bagian atap rumah yang terbuat dari GRC pecah dan runtuh sebagian,” jelas Imam dalam laporannya. “Kemudian, hujan susulan yang turun membuat kondisi semakin parah hingga bagian tengah rumah, satu kamar, beserta suhunan (kerangka atap) ambruk total.”

Kondisi bangunan yang tersisa kini sangat mengkhawatirkan dan dinilai rawan untuk ambruk seluruhnya, sehingga tidak memungkinkan lagi untuk dihuni.

Akibat kejadian tersebut, Bapak Eful Saefullah beserta istri dan kelima anaknya yang masih kecil harus dievakuasi. Keluarga ini terdiri dari dua orang dewasa, seorang anak laki-laki kelas 2 SMP (14 tahun), seorang anak laki-laki kelas 3 SD, seorang anak perempuan kelas 2 SD, seorang anak laki-laki berusia 6 tahun, dan seorang balita laki-laki berusia 2 tahun.

“Untuk saat ini, seluruh penghuni rumah telah mengungsi di Posyandu Kancil Putih 1. Evakuasi ini dilakukan demi keamanan, terutama mengantisipasi potensi ambruk susulan di malam hari,” tambah Imam.

Rumah permanen tersebut dikategorikan RUSAK BERAT dengan taksiran kerugian materiel mencapai sekitar Rp 50.000.000. Kebutuhan mendesak bagi keluarga korban saat ini meliputi bahan material bangunan untuk perbaikan, sandang pangan, serta peralatan dapur untuk menunjang kehidupan sehari-hari di pengungsian.

Tim gabungan dari berbagai instansi telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Personel yang terlibat antara lain P2BK Cisaat, TAGANA, perangkat Desa Sukamanah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, dan pihak Kecamatan Cisaat.

“Kami telah melakukan asesmen ke lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta muspika setempat. Kami juga mengimbau warga agar senantiasa waspada, terutama jika hujan deras terus-menerus turun di wilayah rawan bencana,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, puing-puing material bangunan masih berserakan. Warga sekitar bersama petugas bergotong royong untuk mulai membersihkan lokasi. Langkah selanjutnya adalah membuat laporan kejadian resmi sebagai dasar untuk mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah daerah.(*)


Kor : Husni

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 60 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana