JENTERANEWS.com – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Sukabumi kembali memakan korban. Sebuah rumah di Kampung Mangkalaya, RT 06/05, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang pada Sabtu (25/1/2025) dini hari. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun satu keluarga yang terdiri dari empat jiwa terpaksa mengungsi ke rumah kerabat.
Menurut Manajer Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, peristiwa ambruknya rumah milik Aceng (37) ini dipicu oleh kombinasi cuaca buruk dan kondisi bangunan yang sudah rapuh. “Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Gunungguruh menjadi pemicu utama. Ditambah lagi, kondisi sebagian besar rangka bangunan rumah yang sudah keropos, diduga membuat bangunan tidak mampu menahan terjangan angin,” ujarnya.
Saat kejadian, suara gemuruh yang keras terdengar, membuat seluruh penghuni rumah secara spontan keluar untuk menyelamatkan diri. Langkah sigap ini menyelamatkan mereka dari potensi tertimpa reruntuhan bangunan.
Petugas gabungan dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gunungguruh, Pemerintah Desa Cibolang, dan masyarakat sekitar segera bahu-membahu menyingkirkan puing-puing bangunan yang ambruk. Bantuan darurat berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga juga telah disalurkan kepada keluarga yang terdampak.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan perlunya pengecekan rutin terhadap kondisi bangunan, terutama di daerah yang rawan bencana. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca dari sumber yang terpercaya dan segera mencari tempat yang aman jika terjadi tanda-tanda cuaca buruk.(*)
Laporan: Awang














