Menu

Mode Gelap

Bencana · 3 Agu 2025 22:14 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Kadudampit, Satu Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal


					Material tanah dan bebatuan dari tebing yang ambrol terlihat menimbun sebagian dinding dan atap rumah warga di Kecamatan Kadudampit, Sukabumi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiel cukup signifikan. Perbesar

Material tanah dan bebatuan dari tebing yang ambrol terlihat menimbun sebagian dinding dan atap rumah warga di Kecamatan Kadudampit, Sukabumi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiel cukup signifikan.

JENTERANEWS.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu sore (3/8/2025) mengakibatkan bencana longsor. Sebuah tebing ambrol dan menimpa satu unit rumah warga di Kampung Gunung Jati RT 07/02, Desa Cikahuripan, memaksa satu keluarga yang terdiri dari lima jiwa harus mengungsi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 17:30 WIB, setelah hujan lebat mengguyur kawasan itu selama beberapa jam. Akibatnya, struktur tebing yang berada tepat di belakang rumah warga menjadi labil dan tidak mampu menahan volume air hujan, hingga akhirnya longsor dan menimpa bangunan di bawahnya.

Rumah milik Ibu Eni mengalami kerusakan pada kategori sedang. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Namun, Ibu Eni beserta keluarganya kini harus mengungsi ke tempat yang lebih aman karena kondisi rumah yang tidak memungkinkan untuk dihuni.

“Benar, telah terjadi longsor yang diakibatkan oleh hujan dengan intensitas tinggi. Tebing di belakang rumah warga tidak kuat menahan derasnya air dan akhirnya longsor menimpa rumah milik Ibu Eni,” ungkap Ari Al Fajar, petugas Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Kadudampit, yang melaporkan langsung dari lokasi kejadian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan langsung bergerak cepat ke lokasi. Petugas dari TAGANA dan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (P2BK) segera melakukan asesmen awal untuk mendata kerusakan dan kebutuhan mendesak para korban.

Koordinasi lintas sektor pun segera dibangun, melibatkan Pemerintah Desa Cikahuripan, pihak Kecamatan Kadudampit, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Satpol PP untuk memastikan penanganan berjalan efektif.

Saat ini, keluarga korban sangat membutuhkan bantuan darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar selama di pengungsian. Bantuan yang mendesak antara lain:

  • Kasur dan selimut
  • Bantuan logistik (bahan makanan)
  • Peralatan mandi
  • Peralatan dapur
  • Kebutuhan untuk penanganan pasca-bencana

“Hingga kini, bantuan logistik belum didistribusikan. Prioritas kami adalah memastikan keamanan dan kebutuhan dasar keluarga terdampak terpenuhi,” tambah Ari.

Petugas gabungan masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pendataan lebih lanjut serta mengantisipasi potensi adanya longsor susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih belum menentu.(*)


Kor : Fajar

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Lengkong Sukabumi, Satu Rumah Warga Rusak

6 Maret 2026 - 20:13 WIB

TPT Tower di Lengkong Sukabumi Longsor Akibat Cuaca Ekstrem

6 Maret 2026 - 20:05 WIB

Laporan Kebencanaan Nasional: BNPB Tangani Karhutla, Pergerakan Tanah, dan Cuaca Ekstrem

28 Februari 2026 - 19:24 WIB

Diguyur Hujan, Atap Rumah Warga di Nagrak Sukabumi Ambruk

27 Februari 2026 - 12:54 WIB

Tampak puing-puing material atap berupa bambu, kayu penyangga, dan genting yang berserakan menyusul ambruknya rumah milik Ibu Ipah di Kampung Cireundeu, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (27/2/2026). Bangunan ini ambruk akibat struktur kayu yang lapuk tak kuat menahan guyuran hujan. (Foto: Dok. P2BK Nagrak)

Irigasi Sukawayana Jebol Dihantam Cuaca Ekstrem, Rumah Warga di Cikakak Sukabumi Rusak Berat

23 Januari 2026 - 20:12 WIB

Petugas P2BK Kecamatan Cikakak bersama tim gabungan dan warga meninjau kondisi rumah milik Bapak Aep yang rusak berat di Kampung Gunung Batu, Desa Sukamaju, Kabupaten Sukabumi, Jumat (23/1/2026). Kerusakan bagian dapur dan kamar tidur ini disebabkan oleh jebolnya Irigasi Sukawayana akibat cuaca ekstrem.

Korban Terakhir Laka Laut Pantai Sunset Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia

20 Januari 2026 - 13:22 WIB

Trending di Bencana