JENTERANEWS.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, pada Senin malam (16/6/2025) mengakibatkan sebuah tembok penahan tanah (TPT) ambruk dan merusak sebagian rumah warga. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di Kampung Bandang, RT 014/RW 004.
Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Windari, anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Cireunghas, kejadian ini menimpa kediaman Bapak Aris. Derasnya curah hujan membuat struktur TPT di halaman rumahnya tidak mampu menahan beban dan akhirnya longsor.
“Akibat intensitas curah hujan yang sangat tinggi, TPT di halaman rumah Bapak Aris ambruk. Imbas dari ambruknya tembok tersebut membuat dinding rumah bagian kamar ikut jebol,” terang Windari dalam keterangan resminya.
Meskipun menyebabkan kerusakan material, beruntung tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat insiden ini. Kerusakan yang ditimbulkan dikategorikan ringan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan asesmen dan penanganan awal. Tim terdiri dari berbagai unsur, antara lain TAGANA, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (FORKOPIMCAM) Cireunghas, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, serta aparat desa dan relawan setempat.
“Upaya yang telah kami lakukan adalah melakukan asesmen cepat dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk langkah penanganan selanjutnya,” tambah Windari.
Saat ini, kondisi di lokasi masih dalam pantauan petugas. Meski bantuan logistik belum didistribusikan, tim di lapangan telah mengidentifikasi kebutuhan mendesak untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, yaitu bronjong kawat dan karung-karung pasir untuk membangun penahan darurat.
Tim gabungan terus bersiaga di lokasi untuk memastikan keamanan dan merencanakan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan.(*)
Kor : Fajar
Redaktur: Hamjah














