Menu

Mode Gelap

Bencana · 2 Jul 2025 14:20 WIB

Hujan Deras Sebabkan Sebagian Bangunan Madrasah di Gunungguruh Roboh


					Petugas Tagana bersama unsur Muspika meninjau lokasi runtuhnya bagian bangunan MDTA Nurul Hikmah Al-Amanah di Kecamatan Gunungguruh, Sukabumi, Rabu (3/7/2025). Koordinasi lintas sektor langsung dilakukan untuk penanganan lebih lanjut. Perbesar

Petugas Tagana bersama unsur Muspika meninjau lokasi runtuhnya bagian bangunan MDTA Nurul Hikmah Al-Amanah di Kecamatan Gunungguruh, Sukabumi, Rabu (3/7/2025). Koordinasi lintas sektor langsung dilakukan untuk penanganan lebih lanjut.

JENTERANEWS.com – Sebuah bagian bangunan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Nurul Hikmah Al-Amanah di Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, ambruk pada Rabu pagi. Insiden yang terjadi sekitar pukul 09.50 WIB ini diduga akibat hujan deras yang mengguyur semalaman dan kondisi material bangunan yang sudah lapuk.

Peristiwa ini terjadi di Kampung Ciburial RT 58 RW 11, Desa Gunungguruh. Bagian bangunan yang runtuh, yang oleh warga setempat disebut “gongsol”, merupakan salah satu bagian dari gedung madrasah. Beruntung, saat kejadian tidak ada aktivitas belajar mengajar sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Menurut laporan dari Ihin, anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Gunungguruh, hujan yang turun sejak malam sebelumnya diduga menjadi pemicu utama runtuhnya bagian bangunan tersebut. “Akibat hujan tadi malam dan kondisi material bangunan yang sudah lapuk, Gongsol MDTA Nurul Hikmah Al-Amanah ambruk,” jelas Ihin dalam laporannya.

Kerugian materiel akibat kejadian ini masih dalam proses perhitungan oleh pihak-pihak terkait. Sementara itu, tidak ada warga yang diungsikan akibat peristiwa ini.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Tagana segera berkoordinasi dengan berbagai unsur di lapangan. Di antaranya adalah Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (P2BK), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemerintah Desa setempat, Babinkamtibmas, Babinsa, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan perbaikan yang dilakukan di lokasi kejadian. Kebutuhan yang paling mendesak saat ini adalah material bangunan untuk segera memperbaiki kerusakan pada fasilitas pendidikan tersebut. Satu personil Tagana Kabupaten/Kota telah ditugaskan untuk memantau kondisi dan membantu koordinasi di lapangan. Pihak berwenang terus mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana serupa, terutama mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu.(*)

 


Kor : Fajar

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 89 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana