Menu

Mode Gelap

Bencana · 5 Nov 2025 14:06 WIB

Infrastruktur Vital Sukabumi Selatan Rusak Parah Dihantam Hujan Deras


					Jembatan Darurat Pasca Bencana: Warga dan petugas UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu bergotong royong membangun jembatan darurat dari batang kelapa di lokasi Jembatan Ciranji, Desa Gandasoli, Kecamatan Cikakak, Sukabumi. Jembatan permanen rusak parah setelah abutmennya tergerus derasnya arus sungai akibat hujan ekstrem. Perbesar

Jembatan Darurat Pasca Bencana: Warga dan petugas UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu bergotong royong membangun jembatan darurat dari batang kelapa di lokasi Jembatan Ciranji, Desa Gandasoli, Kecamatan Cikakak, Sukabumi. Jembatan permanen rusak parah setelah abutmennya tergerus derasnya arus sungai akibat hujan ekstrem.

JENTERANEWS.com  – Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Sukabumi dalam beberapa hari terakhir telah menimbulkan dampak serius pada infrastruktur vital. Sedikitnya lima jaringan irigasi dan satu jembatan utama mengalami kerusakan berat, mengganggu akses warga dan kelancaran sektor pertanian di tiga kecamatan.

Kerusakan terparah teridentifikasi di wilayah Kecamatan Cisolok, Cikakak, dan Warungkiara. Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pekerjaan Umum (UPTD PU) Wilayah IV Palabuhanratu, Edi Mulyadi, merinci bahwa lima jaringan irigasi yang terdampak meliputi Irigasi Cikakak, Sukawayana, Cisigung, Cimarinjung, dan Warungkiara.

“Banyak tebing longsor yang menutup saluran irigasi hingga menyebabkan kerusakan cukup berat,” ujar Edi kepada awak media, Rabu (05/11/2025), menggarisbawahi parahnya dampak yang ditimbulkan material longsor.

Jembatan Kritis, Jembatan Darurat Dibangun

Selain jaringan irigasi, akses transportasi warga juga terancam setelah Jembatan Ciranji di Desa Gandasoli, Kecamatan Cikakak, dilaporkan mengalami kerusakan.

Kerusakan pada jembatan tersebut dipicu oleh derasnya aliran air yang menggerus abutmen jembatan, yang merupakan struktur penopang utama.

Menanggapi kondisi kritis ini, petugas PU bersama warga langsung bergotong royong membangun jembatan darurat. Jembatan sementara tersebut dibuat menggunakan material batang pohon kelapa dengan dimensi sekitar panjang 6 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 3,5 meter.

Koordinasi dan Upaya Pemulihan Cepat

Edi Mulyadi memastikan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dan terus berupaya mempercepat penanganan. Koordinasi intensif telah dilakukan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi untuk langkah penanganan lebih lanjut.

“Kami terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sukabumi agar penanganan bisa segera dilakukan. Jembatan sudah kami inventarisasi dan ajukan untuk perbaikan permanen,” jelas Edi.

Saat ini, petugas gabungan masih fokus pada upaya pembersihan material longsor yang menimbun saluran irigasi serta melakukan perbaikan ringan agar fungsi irigasi dan akses warga yang terputus dapat segera dipulihkan. Upaya ini menjadi prioritas agar aktivitas masyarakat, terutama sektor pertanian, tidak terhenti total.

Semoga perbaikan permanen dapat segera terealisasi untuk memastikan keselamatan dan kelancaran akses warga di wilayah tersebut.

Editor : Mia

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Anggota DPRD Sukabumi H. Loka Tresnajaya Apresiasi Purna Tugas Camat Cicurug dalam Momentum Halal Bihalal

30 April 2026 - 18:36 WIB

Suasana hangat saat penyampaian sambutan dalam acara Halal Bihalal sekaligus Pengantar Purna Tugas Camat Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP., A.Kp., di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemberian penghormatan atas dedikasi pengabdian beliau di wilayah tersebut.

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027

22 April 2026 - 18:30 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)
Trending di Bencana