JENTERANEWS.com — Inspektorat Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk menangani laporan terhadap 36 desa di wilayahnya dengan profesionalisme dan transparansi penuh. Bahkan, Inspektur Kabupaten Sukabumi, Komarudin, secara terbuka mengajak masyarakat untuk turut serta mengawasi kinerja lembaga yang dipimpinnya.
“Setiap laporan yang masuk, tentu akan kami tindaklanjuti. Kami pastikan semua berjalan dengan profesional dan transparan. Silakan, masyarakat berhak menilai kinerja kami,” ujar Komarudin, seperti dikutip dari jurnalsukabumi.com.
Pernyataan ini muncul di tengah mencuatnya tudingan bahwa Inspektorat Kabupaten Sukabumi menerima sejumlah uang dalam penanganan kasus desa. Menanggapi tuduhan serius ini, Komarudin dengan tegas membantah kebenarannya. Untuk meyakinkan publik, ia bahkan menyatakan kesiapannya untuk mengundurkan diri dari jabatannya jika tudingan tersebut terbukti benar.
“Iya saya sudah melihat videonya. Saya sudah minta kepada yang buat video itu untuk membuktikan atas apa yang telah dituduhkannya. Jika benar, saya akan mengundurkan diri dari jabatan, namun jika tuduhannya tersebut tidak benar atau fitnah semata, saya akan tempuh jalur hukum,” tegasnya lugas.
Alih-alih gentar, Komarudin justru mengaku semakin bersemangat untuk membuktikan kepada publik atas profesionalitas kerja Inspektorat Kabupaten Sukabumi. Ia menegaskan tidak akan goyah dengan tudingan dan tuduhan dari pihak-pihak tertentu.
“Enggak (takut) lah, justru ini memicu kami untuk semakin bekerja keras dan profesional lagi. Sekali lagi saya tegaskan, semua laporan yang masuk akan kami tindaklanjuti dengan profesional,” pungkasnya, mengakhiri wawancara dengan nada penuh keyakinan.
Dengan pernyataan ini, Inspektorat Kabupaten Sukabumi berharap dapat mengembalikan kepercayaan publik dan memastikan setiap laporan terkait desa ditangani dengan integritas tinggi. Akankah tantangan ini menjadi momentum bagi Inspektorat untuk membuktikan kredibilitasnya? Waktu yang akan menjawab.(*)
[Laporan: Joko Samudro|Editor: Hamjah]
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















