JENTERANEWS.com — Instagram mengumumkan gebrakan baru di dunia penyuntingan video. Platform media sosial ini akan menghadirkan fitur penyuntingan video berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dijadwalkan rilis pada tahun 2025. Fitur ini memanfaatkan model AI canggih bernama Movie Gen, besutan Meta, yang memungkinkan pengguna memodifikasi video hanya dengan perintah teks sederhana.
Kepala Instagram, Adam Mosseri, menyampaikan bahwa fitur ini dirancang untuk memberikan keleluasaan lebih bagi para kreator konten. Mereka dapat berkreasi dengan video tanpa harus dibebani keahlian penyuntingan video yang rumit. “Kami ingin memberi pengguna lebih banyak alat untuk membantu mewujudkan ide-idenya. Dan pengguna harus dapat melakukan apa pun yang diinginkan dengan videonya,” ujar Mosseri dalam video pengumumannya.
Mosseri pun memamerkan demonstrasi awal teknologi ini, yang memperlihatkan kemampuan transformatifnya. Dalam salah satu klip, terlihat bagaimana pakaian Mosseri berubah, latar belakang diganti, bahkan dirinya bertransformasi menjadi boneka kain, semuanya hanya dengan perintah teks. Tak hanya perubahan drastis, fitur ini juga mampu melakukan modifikasi yang lebih halus, seperti menambahkan objek baru di latar belakang atau aksesori seperti kalung emas tanpa mengubah pakaian yang dikenakan.
Demonstrasi tersebut memperlihatkan potensi besar alat penyuntingan video berbasis AI ini. Latar belakang dan pakaian yang disisipkan tampak natural, dan gerakan tubuh Mosseri pun tidak mengalami distorsi yang signifikan. Meskipun demikian, cuplikan yang ditampilkan masih sangat singkat, sehingga menimbulkan pertanyaan apakah kualitas yang sama akan tetap terjaga saat fitur ini dirilis secara luas.
Movie Gen, model AI yang diluncurkan Meta pada Oktober lalu, dirancang khusus untuk mempertahankan identitas dan gerakan manusia dalam video yang diedit atau dibuat. Hal ini membedakannya dengan alat serupa dari pesaing seperti Sora milik OpenAI dan Video Firefly milik Adobe. Kehadiran Movie Gen di Instagram akan menandai debutnya di platform media sosial populer ini.
Kehadiran fitur ini tentu disambut antusias oleh para kreator konten. Kemudahan penyuntingan video berbasis AI diharapkan dapat membuka peluang kreasi yang lebih luas dan inovatif di platform Instagram. Namun, publik masih menantikan bagaimana performa fitur ini dalam penggunaan sehari-hari dan apakah janji kemudahan dan kualitas yang ditawarkan dapat terealisasi sepenuhnya.(*)















