JENTERANEWS.com – Sebuah angkutan kota (angkot) trayek Lembursitu–Cikembang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Pelabuhan II Km 14, Sukabumi, pada Sabtu (23/8/2025) siang. Kendaraan bernomor polisi F-1994-OR tersebut terbalik dan masuk ke dalam parit saat membawa dua penumpang yang merupakan ibu hamil.
Peristiwa nahas yang terjadi di Kampung Bojong Warung RT 02/03, Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi sekitar pukul 12.15 WIB ini sontak menarik perhatian warga sekitar. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam insiden tersebut.
Kapolsek Cikembar, AKP Erustiana, dalam keterangan resminya pada Minggu (24/8/2025), membeberkan kronologi kejadian. Menurutnya, kecelakaan dipicu oleh masalah sepele namun berakibat fatal.
“Angkot yang dikemudikan oleh M (55 tahun), warga Kecamatan Gunungguruh, melaju dari arah Sukabumi menuju Palabuhanratu. Saat melintasi tanjakan setelah Jembatan Dua, mesin kendaraan mendadak mati,” ungkap Erustiana.
Penyebab matinya mesin ternyata karena angkot tersebut kehabisan bahan bakar. Akibatnya, kendaraan kehilangan tenaga di tanjakan dan mulai bergerak mundur tak terkendali. “Karena tidak dapat dikendalikan, angkot kemudian terperosok ke parit di sisi kiri jalan hingga dalam posisi terbalik,” tambahnya.
Evakuasi Dramatis Dua Ibu Hamil
Saat kejadian, angkot tersebut hanya ditumpangi oleh dua orang penumpang yang keduanya sedang hamil. Mereka diketahui merupakan karyawati pabrik PT Glostar Indonesia (GSI) yang hendak pulang kerja.
Warga yang melihat kejadian tersebut bersama aparat kepolisian segera memberikan pertolongan. “Sopir bersama kedua ibu hamil langsung dievakuasi ke Klinik DCMC Cikembar untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” jelas Erustiana.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan sang sopir tidak mengalami luka serius, hanya menderita syok dan benturan ringan di bagian dada. Sementara itu, kondisi kedua penumpang berbeda.
Penumpang berinisial AD (31), warga Kecamatan Ciracap, dinyatakan dalam kondisi sehat dan stabil, sehingga diperbolehkan pulang. Namun, penumpang lainnya, DA (28), warga Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, harus dirujuk ke Rumah Sakit Al-Mulk untuk pemeriksaan lebih intensif.
“Alhamdulillah tidak ada korban luka berat. Namun, satu penumpang kami sarankan dirujuk untuk observasi lebih lanjut demi memastikan keselamatan dan kesehatan kandungannya,” tutur Erustiana.
Pihak kepolisian telah menangani insiden ini. Mengingat tidak ada korban serius, kasus kecelakaan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan antara pihak pengurus angkot dengan keluarga penumpang. (*)
Editor : Mia















