Menu

Mode Gelap

Bencana · 7 Mar 2025 09:43 WIB

Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi Sigap Tangani Dampak Putusnya Jembatan Bojong Kopo


					Respons cepat Kodim 0622: Dandim dan personelnya turun ke lokasi bencana untuk melakukan pengecekan dan koordinasi awal. Perbesar

Respons cepat Kodim 0622: Dandim dan personelnya turun ke lokasi bencana untuk melakukan pengecekan dan koordinasi awal.

JENTERANEWS.com – Bencana alam kembali menguji kesiapsiagaan aparat teritorial di Kabupaten Sukabumi. Jembatan Bojong Kopo, penghubung vital antara Kecamatan Simpenan dan Ciemas, ambruk diterjang derasnya arus Sungai Cidadap pada Kamis (6/3) malam, pukul 21.41 WIB. Respons cepat dan terkoordinasi dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0622/Kabupaten Sukabumi menjadi kunci dalam penanganan awal dampak bencana ini.

Jembatan sepanjang 51 meter dengan lebar 8 meter itu mengalami kerusakan parah, dengan ujung jembatan turun hingga 4 meter, membuatnya tidak dapat dilalui kendaraan. Kondisi ini memutus akses jalan nasional yang sangat penting bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat.

Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Kav Andhi Ardana Valeriandra, segera terjun ke lokasi kejadian bersama jajarannya. “Kami langsung bergerak cepat setelah menerima laporan. Prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan warga dan mengambil langkah-langkah untuk meminimalkan dampak dari putusnya jembatan ini,” ujar Dandim di lokasi kejadian.

Berikut adalah beberapa langkah konkret yang diambil Kodim 0622:

Inspeksi Mendalam Lokasi Kejadian: Dandim, para Danramil, dan Babinsa langsung melakukan pengecekan menyeluruh di lokasi untuk menilai kerusakan dan potensi risiko lebih lanjut.

Koordinasi Intensif dengan Pemda: Kodim menjalin komunikasi erat dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi untuk sinergi dalam pemberian bantuan kepada warga terdampak.

Pengamanan dan Pengalihan Arus Lalu Lintas: Personel Kodim diterjunkan untuk menutup akses jalan dan mengarahkan arus lalu lintas ke jalur alternatif, mencegah terjadinya kecelakaan.

Evakuasi dan Bantuan Warga: Babinsa dan personel Kodim membantu evakuasi warga yang terdampak, memastikan mereka berada di tempat yang aman dan mendapatkan bantuan yang diperlukan.

Sinergi dengan BPBD: Kodim berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memperkuat upaya penanggulangan bencana secara terpadu.

“Kami terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan bantuan yang diperlukan. Kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan BPBD, sangat penting dalam penanganan bencana ini,” tegas Dandim.

Sinergi TNI dan warga: Personel Kodim membantu masyarakat yang terdampak bencana putusnya jembatan.

Sinergi TNI dan warga: Personel Kodim membantu masyarakat yang terdampak bencana putusnya jembatan.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan yang terdiri dari TNI, BPBD, dan pemerintah daerah terus bekerja di lapangan. Fokus utama adalah memastikan keamanan warga, memenuhi kebutuhan dasar mereka, dan mencari solusi untuk memulihkan akses transportasi secepat mungkin.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, waspada, dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus hadir dan membantu masyarakat dalam menghadapi situasi sulit ini.(*)

Kontributor: Mardi

Artikel ini telah dibaca 238 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Paripurna Ke-11, Sahkan Evaluasi APBD 2025 dan Bahas Status Legal Perumda Tirta Jaya

28 Juli 2026 - 19:25 WIB

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sukabumi H. Usep (kanan) memegang palu sidang didampingi Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M. (kiri) saat memimpin Rapat Paripurna Ke-11 Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Selasa (28/7/2026). Rapat tersebut membahas persetujuan hasil evaluasi APBD TA 2025 dan penyampaian pandangan umum fraksi terkait Raperda Perubahan Badan Hukum Perumda Air Minum Tirta Jaya menjadi Perseroda.

Pemkab Sukabumi Akselerasi Pemulihan Pasca-Kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya

28 Juli 2026 - 06:38 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah), menyerahkan bantuan secara simbolis kepada tokoh adat Kasepuhan saat meninjau lokasi pasca-kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Senin (27/7/2026) malam. Langkah ini merupakan wujud komitmen Pemkab Sukabumi dalam mempercepat pemulihan dan memastikan kebutuhan dasar penyintas terpenuhi.

Marak Kebakaran di Kabupaten Sukabumi: Lima Peristiwa Melanda Pemukiman dan Lahan dalam Sehari

27 Juli 2026 - 22:00 WIB

Perdana, Wakil Bupati Sukabumi Lepas Keberangkatan 43 Jemaah Umrah Program Muhibah Ramadan

27 Juli 2026 - 21:34 WIB

PELEPASAN JEMAAH UMRAH — Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (berseragam dinas), secara simbolis menyalami dan melepas salah satu perwakilan jemaah umrah pada acara pelepasan di Pondok Pesantren Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Senin (27/7/2026). Sebanyak 43 jemaah yang terdiri dari marbot, guru ngaji, dan kaum dhuafa ini diberangkatkan ke Tanah Suci sebagai pemenang program apresiasi Muhibah Ramadan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Sinergitas Wujudkan Pemerataan Pembangunan, Wabup Sukabumi dan Dandim 0607 Resmikan Jembatan Garuda di Cibadak

27 Juli 2026 - 21:27 WIB

Bupati Sukabumi H. Andreas (seragam coklat) dan Dandim 0607 Letkol Inf Beny Syafri (seragam loreng TNI) secara simbolis menggunting pita tanda dioperasikannya Jembatan Garuda di Kampung Cipanas, Kelurahan Cibadak, Senin (27/7). Jembatan gantung ini diharapkan menjadi urat nadi perekonomian dan mempermudah aksesibilitas masyarakat.

Bocah 12 Tahun Disiram Air Panas di Pagi Hari!

27 Juli 2026 - 21:15 WIB

Tim gabungan yang terdiri dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Waluran, Tagana, Perangkat Desa Caringinnunggal, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP saat memberikan koordinasi dan arahan kepada pihak keluarga korban di Kampung Bojonglame, Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Sukabumi. Mediasi di rumah kejadian ini dilakukan menyusul insiden tragis penyiraman air panas oleh seorang warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) kepada anak berusia 12 tahun pada Senin (27/7/2026) pagi.
Trending di Sukabumi