JenteraNews – Seorang pemuda nyaris tewas di jalan Baros – Cibuni tepatnya di Tagoglalay pertigaan Cikarang. Desa Gunungbentang Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi Jawabarat, Korban penuh dengan luka bacok di seluruh badan.
Menurut keterangan saksi, Suparman warga Kecamatan Cidadap yang kebetulan melintas jalan Tagoglaly dirinya melihat dengan samar seseorang di pinggir jalan dengan penuh luka, Rabu 30/3 sekitar pukul 22.00 Wib.” Saya melihat seseorang penuh luka di pinggir jalan namun kurang begitu jelas.” Kata Suparman
Karena di situ jauh dari pemukiman warga, ia tidak berani keluar langsung dari mobil.”Tempat tersebut merupakan kawasan Perhutani, jauh ke pemukiman warga, dan susah sinyal” terangnya
Suparman mencari tempat yang ada sinyalnya untuk bisa menelepon Polisi, sampai di pertigaan Amd ia berhenti, disitu kebetulan ada sdr, Ali, yang sedang nongkrong di pos Amd, Setelah menghubungi Polisi, Suparman mengajak Ali menuju tempat dimana ia melihat orang yang penuh luka tadi.
Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara TKP, Suparman sempat bingung karena orang yang di lihatnya tadi tidak ada.”orang yang saya lihat dengan penuh luka tadi tidak ada di tempat, tidak lama kemudian terdengar yang meminta tolong” katanya.
“Saya sempat menyapa dan memberi minum, kemudian datang petugas Polisi” papar Suparman
Koban langsung di evakuasi ke RSUD Sagaranten oleh petugas Polsek Sagaranten, namun karena kondisi korban sangat kritis, korban di rujuk ke RSUD R. Syamsudin SH. Kota Sukabumi.
Informasi yang di himpun, Jajaran Polsek Sagaranten langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku dan berhasil menangkap menangkap pelaku, di kampung Panembong Rt 14 Rw 04 Desa Cikarang Kecamatan Cidolog Kabupaten Sukabumi Jawabarat.
Semenara Kapolsek Sagaranten Iptu. Aap Saripudin S.H melalui Kanit Reskrim Bripka Lukky L Hakim membenarkan kejadian tersebut. ” Iya, benar telah terjadi pencurian dan kekerasan, korban sudah di evakuasi ke
RSUD R. Syamsudin SH. Kota Sukabumi. dan terduga pelaku sudah berhasil di amankan, kami masih melakukan pemeriksaan.” Tegas Lukky (*)















