Menu

Mode Gelap

Bencana · 6 Mar 2025 23:12 WIB

Longsor Terjang Kadudampit, Empat Rumah Terdampak, Saluran Air Bersih Putus


					Lokasi longsor di Kadudampit, Sukabumi, yang menyebabkan kerusakan rumah warga dan saluran air bersih. Perbesar

Lokasi longsor di Kadudampit, Sukabumi, yang menyebabkan kerusakan rumah warga dan saluran air bersih.

JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Kamis (6/3/2025) sore, memicu bencana longsor yang merusak empat rumah warga dan memutus saluran air bersih di Kampung Cijagung Lapang, Desa Gedepangrang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.45 WIB ini bermula ketika tembok penahan tanah (TPT) setinggi 4 meter dan lebar 15 meter di permukiman warga ambrol akibat guyuran hujan yang berlangsung cukup lama.

“Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan Kadudampit cukup lama menjadi pemicu longsornya TPT tersebut,” ungkap Daeng Sutisna, Kepala Pusat Pengendalian dan Operasi Bencana (Pusdalops) Kabupaten Sukabumi, saat dikonfirmasi.

Akibat longsor ini, empat rumah warga mengalami kerusakan, yaitu rumah milik Bapak Ade (10 jiwa), Bapak Iah (3 jiwa), Bapak Edeh (5 jiwa), dan Bapak Dede (4 jiwa). Selain itu, longsor juga memutus saluran air bersih yang menjadi sumber air bagi warga setempat.

“Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka,” ujar Daeng.

Saat ini, petugas gabungan dari berbagai instansi, termasuk Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, petugas Penanggulangan Bencana (P2BK), dan Taruna Siaga Bencana (Tagana), telah berada di lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan lebih lanjut.

“Kami terus berkoordinasi dengan petugas di lapangan untuk melakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut,” kata Daeng.

Kondisi cuaca di lokasi saat ini masih hujan, dan Pusdalops Kabupaten Sukabumi terus memantau perkembangan situasi. Informasi terbaru mengenai dampak dan penanganan bencana longsor ini akan terus diperbarui.

“Laporan ini merupakan data awal dan dapat berubah sesuai perkembangan di lapangan. Kebutuhan bantuan darurat masih dalam tahap asesmen,” pungkas Daeng.(*)

Laporan Denny Nurman


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca