Menu

Mode Gelap

Bencana · 7 Mar 2025 12:26 WIB

Longsor Terjang Sagaranten, Ruas Jalan Kabupaten Tertimbun Material Longsor


					Material longsor menutup ruas jalan kabupaten di Kampung Cisagu, Desa Mekarsari, Sagaranten, Sukabumi, Jumat (7/3/2024). Longsor ini menyebabkan akses jalan lumpuh total Perbesar

Material longsor menutup ruas jalan kabupaten di Kampung Cisagu, Desa Mekarsari, Sagaranten, Sukabumi, Jumat (7/3/2024). Longsor ini menyebabkan akses jalan lumpuh total

JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (6/3/2025) malam, memicu bencana longsor yang parah. Akibatnya, ruas jalan kabupaten di Kampung Cisagu, Desa Mekarsari, lumpuh total.

Menurut laporan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, Jenal Mutakin, longsor terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Material longsor berupa tanah dan batu menutupi jalan sepanjang 25 meter, lebar 10 meter, dan tinggi 2,5 meter.

“Hujan yang begitu lama mengakibatkan tanah longsor yang menutupi ruas jalan kabupaten. Akibatnya, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa lewat,” ujar Jenal.

Tim P2BK Sagaranten bersama perangkat desa/kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan kasi trantib segera melakukan assessment ke lokasi kejadian. Mereka juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.

“Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk segera menangani longsor ini. Saat ini, kebutuhan mendesak adalah alat berat untuk mengeruk material longsor,” kata Jenal.

Kondisi cuaca di lokasi saat ini mendung, dan dikhawatirkan hujan dapat kembali turun. Hal ini tentu menghambat upaya penanganan dan meningkatkan risiko longsor susulan.

Longsor ini tidak hanya melumpuhkan akses jalan, tetapi juga mengganggu aktivitas warga. Mereka kesulitan untuk berpergian dan mengangkut hasil bumi.

“Kami sangat membutuhkan bantuan alat berat agar jalan segera bisa dilalui kembali,” ungkap salah seorang warga Kampung Cisagu.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi diharapkan segera mengerahkan alat berat dan personel untuk mempercepat penanganan longsor. Selain itu, bantuan logistik dan kebutuhan dasar lainnya juga diperlukan untuk membantu warga yang terdampak.

Masyarakat di wilayah Sagaranten dan sekitarnya diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana longsor, terutama saat hujan deras. Hindari beraktivitas di lereng-lereng curam dan segera mengungsi jika melihat tanda-tanda longsor.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mengikuti arahan dari petugas,” tegas Jenal.(*)

Laporan : Aris Jampang


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 205 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca