Menu

Mode Gelap

Bencana · 20 Mar 2025 12:22 WIB

Mahasiswa STIK Angkatan 82/Widya Wira Pratama Kunjungi Sukabumi, Belajar Langsung dari Lapangan


					Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, menyambut hangat mahasiswa STIK Angkatan ke-82/Widya Wira Pratama di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Kamis (20/3/2025). Perbesar

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, menyambut hangat mahasiswa STIK Angkatan ke-82/Widya Wira Pratama di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Kamis (20/3/2025).

JENTERANEWS.com – Suasana Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi pada Kamis (20/3/2025) terasa berbeda dari biasanya. Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan ke-82/Widya Wira Pratama TA 2025 hadir untuk melaksanakan program Pengabdian Masyarakat (Dianmas). Kunjungan ini disambut hangat oleh Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, yang memberikan paparan mengenai potensi dan tantangan daerah.

Dalam sambutannya, H. Andreas menjelaskan bahwa Sukabumi memiliki kekayaan alam yang melimpah, tercermin dari akronim Gurilapss (Gunung, Rimba, Laut, Pantai, Sungai, dan Seni). Namun, ia menekankan bahwa potensi ini perlu dikelola dengan baik melalui sinergi antara berbagai pihak, termasuk kepolisian.

“Kami menyambut baik kehadiran para mahasiswa STIK. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk belajar langsung dari lapangan, memahami dinamika masyarakat, dan berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar H. Andreas.

Kegiatan Dianmas ini, menurut H. Andreas, sangat penting karena memberikan pengalaman praktis bagi para calon perwira Polri. Ia berharap, melalui kegiatan ini, para mahasiswa dapat memahami pentingnya peran kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan daerah.

IPTU Reyhan Kusuma, perwakilan mahasiswa, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari kurikulum pendidikan di STIK. Mereka memilih Sukabumi sebagai lokasi Dianmas karena daerah ini memiliki karakteristik yang unik dan beragam.

“Kami ingin belajar mengenai berbagai aspek, mulai dari potensi daerah, tantangan kamtibmas, hingga upaya-upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Reyhan.

Selama kunjungan, para mahasiswa melakukan berbagai kegiatan, termasuk diskusi dengan jajaran pemerintah daerah, kunjungan ke beberapa lokasi strategis, dan interaksi langsung dengan masyarakat. Mereka juga melakukan analisis terhadap berbagai permasalahan yang ada di Sukabumi, seperti potensi pariwisata, penanganan bencana alam, dan pencegahan kriminalitas.

“Kami berharap, melalui kegiatan ini, kami dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Sukabumi. Kami juga berharap, pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga bagi kami dalam menjalankan tugas sebagai perwira Polri,” pungkas Reyhan.

Kunjungan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan pertukaran cinderamata. Para mahasiswa STIK meninggalkan Sukabumi dengan membawa pengalaman dan pengetahuan baru yang diharapkan dapat bermanfaat bagi mereka di masa depan.(*)

Artikel ini telah dibaca 221 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

SKANDAL MAKAN BERGIZI GRATIS: Terdakwa Berkelit ke Ranah Perdata, Hakim Soroti Tajam Bukti Fotokopi

28 April 2026 - 14:20 WIB

Suasana persidangan di Pengadilan Negeri Sukabumi dengan terdakwa dr. Silvi Apriani (duduk berhijab), Senin (27/4/2026). Agenda sidang adalah pembacaan eksepsi atas dakwaan penipuan dana pengadaan food tray program MBG. Panel hakim dipimpin oleh Teguh Arifiolani (

Dari Balik Semak Belukar Cibuni, Air Panas Belerang Ini Setia Obati Warga Meski Tak Lagi Terawat

28 April 2026 - 12:10 WIB

Potret terkini sumber mata air di Pemandian Air Panas Cibungur, Desa Cidadap, yang kini berubah menjadi kubangan alami usai fasilitas kolam buatan pemerintah hancur tersapu tanah longsor. Meski terbengkalai dan dikepung semak belukar, mata air ini tetap dimanfaatkan warga untuk terapi pengobatan penyakit kulit.

Pertahankan “Kartu Hijau” UNESCO, Ciletuh-Palabuhanratu Kokohkan Posisi Sebagai Geopark Kelas Dunia

28 April 2026 - 09:02 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah depan, berikat kepala batik), didampingi jajaran Pemkab Sukabumi, terpaku menyaksikan siaran virtual pengumuman UNESCO Global Geopark langsung dari Paris, Prancis, yang menegaskan kembali status Ciletuh-Palabuhanratu, di Pendopo Sukabumi, Senin malam (27/4/2026). Gambar ini menangkap momen krusial saat 'Kartu Hijau' UNESCO dipastikan berlanjut.

Bupati Sukabumi Kukuhkan Pengurus Baru BP-CPUGGp, Tegaskan Geopark Sebagai Laboratorium Pembangunan Berkelanjutan Dunia

27 April 2026 - 17:50 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar memberikan sambutan saat pengukuhan pengurus baru BP-CPUGGp di Aula Dinas Perhubungan, Cikembar, Senin (27/4/2026).

Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam Menyusul Kegagalan Negosiasi AS-Iran dan Ketegangan di Selat Hormuz

27 April 2026 - 17:43 WIB

Ratusan Warga Desa Sukatani Sukabumi Kembali Gelar Aksi, Tagih Janji Kades Terkait Infrastruktur Jalan

27 April 2026 - 17:16 WIB

SUASANA AUDIENSI: Sejumlah warga Desa Sukatani, Sukabumi, berkumpul dan berdiri di Kantor Desa Sukatani untuk menagih janji kampanye Kepala Desa terkait perbaikan infrastruktur jalan yang rusak parah, Senin (27/4/2026). Pria berbaju biru di latar depan tampaknya sedang menyampaikan aspirasi langsung kepada Kepala Desa Sulaemansyah dan para pejabat lainnya yang duduk di meja depan dalam pertemuan tersebut.
Trending di Sukabumi