Menu

Mode Gelap

News · 4 Agu 2024 09:42 WIB

Malu Baru Nikah 3 Bulan Sudah Melahirkan Anak, Alasan Pasutri di Ciemas Buang Bayinya Sendiri


					Malu Baru Nikah 3 Bulan Sudah Melahirkan Anak, Alasan Pasutri di Ciemas Buang Bayinya Sendiri Perbesar

JENTERANEWS.com – Pasangan suami istri, Ri (22) dan Ai (24), telah ditangkap oleh pihak kepolisian. Mereka diduga dengan sengaja membuang bayi yang baru saja dilahirkan di belakang rumah seorang warga di Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Polisi menjelaskan urutan kejadian yang mengarah pada tindakan kedua orang tua yang membuang bayi mereka sendiri, hingga akhirnya bayi tersebut ditemukan oleh Supenti, yang merupakan adik kandung AI.

” Pada hari Kamis, 1 Agustus, Ai melahirkan bayinya sekitar pukul 17.00 WIB. Ia melahirkan secara mandiri tanpa bantuan, dan prosesnya berlangsung normal,” kata Kapolsek Ciemas AKP Azhar Sunandar, Sabtu (3/8/2024).

Keduanya kemudian terlibat dalam sebuah perdebatan. Ai menolak untuk merawat jabang bayi itu, sementara Ri bersikeras untuk merawat bayinya.

” Di antara suami istri tersebut, terjadi perdebatan di mana Ri menyatakan niatnya untuk mengurus anak mereka. Namun, Ai menolak dan tidak ingin menanggung aib yang mungkin timbul,” ujar Azhar.

Perdebatan tersebut akhirnya mencapai kesepakatan. Mereka memutuskan untuk menyimpan bayi yang baru lahir di suatu tempat. Setelah itu, mereka berangkat menggunakan sepeda motor.

” Pasangan suami istri tersebut berangkat dari rumah menggunakan motor sekitar pukul 03.00 WIB, menuju lokasi penyimpanan bayi yang telah disepakati. Tempat tersebut adalah rumah milik Penti, adik dari Ai,” tutur Azhar.

“Setelah kejadian yang menggegerkan warga, kami segera melakukan penyelidikan. Akhirnya, pada Sabtu (3/8/2024) sekitar pukul 00.30 WIB, kedua terduga pelaku berhasil ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Ciemas untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” pungkas Azhar.

Sebelumnya, terungkap bahwa bayi yang dibuang itu merupakan hasil hubungan terlarang antara keduanya sebelum mereka akhirnya menikah secara agama pada 19 Mei 2024.

“Mereka melangsungkan pernikahan secara agama pada 19 Mei 2024. Ibu dari bayi tersebut mengungkapkan bahwa ia sedang hamil dengan usia kandungan 5 bulan pada saat itu. Pernikahan ini dilakukan untuk menutupi kehamilannya, dan mereka tinggal di sebuah rumah sewa,” ujar Kapolsek Azhar.(*)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News