JENTERANEWS.com -Kasatpol Airud Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar, mengonfirmasi adanya kecelakaan laut yang mengakibatkan hilangnya seorang nelayan. Berdasarkan keterangan saksi, termasuk istri korban, pada hari Jumat (11/10) sekitar pukul 16.30 WIB, korban berangkat dari rumah menuju sungai muara Cikaso bersama istrinya.
Setibanya di sungai muara Cikaso, korban dan istrinya menggunakan perahu ketingting untuk menjaring ikan. Pada pukul 24.00 WIB, mereka pulang ke rumah dengan hasil tangkapan ikan.
“Selanjutnya, keesokan harinya, yaitu Sabtu (12/10) sekitar pukul 01.00 WIB, korban berangkat kembali sendirian ke sungai muara Cikaso untuk mencari ikan, dan hingga saat ini korban belum kembali ke rumah,” ungkap Tenda Sukendar pada Minggu (13/10).
Tenda Sukendar juga menyampaikan bahwa menurut keterangan saksi lain, Haer (35) yang merupakan warga Desa Buniasih, pada hari yang sama, sekitar pukul 07.00 WIB, menemukan sebuah perahu nelayan dalam keadaan terbalik di perairan Tegalbuleud, tepatnya di sekitar perairan Ciroyom, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi.
“Haer bersama nelayan lainnya kemudian melakukan evakuasi perahu tersebut ke dermaga di sekitar Desa Buniasih,” jelasnya.
Saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban yang diduga perahunya terseret dan tenggelam saat memasang jaring di Muara Cikaso.
“Tim SAR gabungan yang terdiri dari jajaran Polsek Tegalbuleud, Koramil, HNSI Tegalbuleud, Pokmaswas, Karang Taruna Desa Buniasih, dan warga setempat terus berupaya mencari korban,” tambahnya.(*)















