Menu

Mode Gelap

Sosial · 3 Mei 2022 12:55 WIB

Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 14,4 Triliun Untuk BSU


					images 62 copy 431x242 Perbesar

images 62 copy 431x242

JENTERANEWS.com – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan bahwa pemerintah menyiapkan Rp14,4 triliun untuk Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2022. Penyaluran bantuan tersebut dipastikan berjalan dengan tepat, akurat dan akuntabel.

Ida mengungkapkan, saat ini kondisi pandemi dan situasi ketenagakerjaan nasional terus membaik seiring pemulihan ekonomi yang terus diupayakan pemerintah.

Pemulihan perekonomian salah satunya dilakukan dengan mendorong stabilitas pemulihan ekonomi nasional dalam konteks kondisi sosio ekonomi politik global yang sangat dinamis.

“Pemerintah terus mengupayakan program yang bertujuan untuk meringankan beban dunia usaha dan pekerja yang terdampak,” kata Ida, Senin (2/5/2022).

Dia mengatakan, Kemnaker tengah mempersiapkan instrumen kebijakan pelaksanaan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2022 dan memastikan program BSU dapat dijalankan dengan cepat, tepat, akurat dan akuntabel.

“Saya memohon doa dan dukungan dari saudara-saudara sekalian agar program ini bisa berjalan lancar dan memberi manfaat yang besar bagi pekerja dan perekonomian bangsa,” ucapnya.

Ida menyebut, saat ini Kemnaker sedang meredefinisi konsepsi Hubungan Industrial Pancasila agar sesuai kondisi hubungan industrial di era industri 4.0 dengan menciptakan hubungan industrial yang harmonis dinamis dan berkeadilan.

“Saya berharap ada dukungan dari semua pihak utamanya dari buruh/pekerja dan pengusaha dalam proses penyusunan ini,”ujarnya.

Peringatan May Day, lanjut Ida, jadi momentum untuk meningkatkan solidaritas dan sinergitas antara pemerintah dan pekerja. Ini berbeda karena hampir bersamaan dengan hari raya Idul Fitri.

“Alhamdulillah, peringatan May Day yang dilaksanakan setiap tahun semakin semarak. Saya menghimbau para pengusaha agar memberikan dukungan kepada pekerja/buruh untuk memperingati May Day dengan kegiatan positif,” pungkasnya..(*)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

164 Ribu Peserta PBI JK Dinonaktifkan, Pemkab Sukabumi Berpacu Validasi Data Jelang Tenggat Akhir April

16 April 2026 - 10:30 WIB

Kopdes Merah Putih Ditargetkan Serap 1,4 Juta Pekerja, Prioritaskan Keluarga Penerima Manfaat PKH

13 April 2026 - 20:00 WIB

Menteri Koperasi Ferry Juliantono (tengah) memberikan keterangan pers didampingi jajaran terkait di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop), Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Ferry memaparkan target ambisius program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang diproyeksikan mampu menyerap hingga 1,4 juta tenaga kerja, dengan memprioritaskan warga miskin penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

Semua Puskesmas Serentak Gelar Khitanan Massal, Meriahkan Hari Jadi ke-155 Kabupaten Sukabumi

26 September 2025 - 09:04 WIB

Sebanyak 10 anak di wilayah Kecamatan Cidadap mendapatkan layanan Khitanan Massal gratis di Puskesmas Cidadap, Jumat (26/9/2025). Program ini merupakan bagian dari aksi sosial serentak seluruh Puskesmas di Kabupaten Sukabumi, menandai peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-155 dan memperkuat komitmen pelayanan kesehatan masyarakat.

LSM Dampal Jurig Santuni Janda Disabilitas di Zona Merah Sukabumi, Klarifikasi Berita Viral dan Janjikan Bantuan Lanjutan

22 September 2025 - 13:36 WIB

Ketua Umum LSM Dampal Jurig, Irvan Azis, secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako kepada Ibu Kartin (40) di kediamannya di Kampung Suradita, Gegerbitung, Sukabumi, Minggu (21/9/2025).

Ribuan Paket Daging Kurban dari Turki Dibagikan di Kecamatan Sagaranten, Kuota Disalurkan Melalui Pemerintah Desa

19 September 2025 - 19:26 WIB

Ribuan Paket Daging Kurban dari Turki Dibagikan di Kecamatan Sagaranten, Kuota Disalurkan Melalui Pemerintah Desa

Sinergi Lintas Sektor, Pemerintah Tangani Kasus Gizi Buruk di Desa Padasenang

28 Agustus 2025 - 13:17 WIB

Jajaran Pemerintah Kecamatan Cidadap, Desa Padasenang, dan tim kesehatan berdialog langsung dengan keluarga anak penderita gizi buruk. Kunjungan gabungan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk menuntaskan masalah kesehatan dan sosial di tingkat desa.
Trending di Sosial