JENTERANEWS.com – Pemandangan yang memprihatinkan ditemukan langsung oleh Camat Sagaranten, Ridwan Agus Mulyawan, saat ia menemukan seorang pria tanpa identitas tergeletak lemas tanpa sehelai benang pun di area semak-semak. Peristiwa kemanusiaan ini terjadi di wilayah Cekdam, RT 006/RW 002, Desa Datarnangka, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (12/6/2025) sekitar pukul 11.40 WIB.
Kronologi penemuan berawal saat Camat Ridwan sedang dalam perjalanan dari Desa Datarnangka menuju kantornya. Di tengah perjalanan, perhatiannya teralihkan oleh sesosok tubuh manusia yang terbaring tak berdaya di antara rimbunnya semak.
“Saya sedang dalam perjalanan kembali ke kantor, saat melintas di wilayah Cekdam, saya melihat sesuatu yang janggal. Setelah saya periksa, ternyata seorang pria tanpa busana dalam kondisi sangat lemah dan tampak kesakitan,” ungkap Ridwan Agus Mulyawan.
Melihat kondisi korban yang sangat membutuhkan pertolongan, Ridwan tidak tinggal diam. Ia segera menghubungi Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Tak butuh waktu lama, Kapolsek Sagaranten, perwakilan Koramil 0622/11 Sagaranten, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Sagaranten tiba di lokasi.
“Melihat kondisinya yang darurat, kami dari Forkopimcam bersama Nakes Puskesmas bergerak cepat untuk mengevakuasi korban ke RSUD Sagaranten agar segera mendapat penanganan medis,” tambah Ridwan.
Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sagaranten, pria yang sempat mengaku bernama Sutisna itu langsung ditangani oleh tim medis yang dipimpin oleh dokter jaga, dr. Intan. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan kondisi yang lebih serius dari dugaan awal.
“Dari hasil pemeriksaan, pasien menderita hemoroid atau wasir dalam kondisi akut dan sudah sangat parah. Luka di bagian duburnya memerlukan tindakan operasi secepatnya,” jelas seorang petugas medis di lokasi.
Upaya untuk melacak identitas pria malang tersebut pun menemui jalan buntu. Pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sagaranten yang dikerahkan untuk melakukan identifikasi menyatakan bahwa nama Sutisna tidak terdaftar dalam administrasi kependudukan (adminduk).
Saat ini, pihak kecamatan telah berkoordinasi secara intensif dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi. Langkah ini diambil untuk memastikan penanganan lebih lanjut, termasuk proses rujukan untuk operasi dan upaya pencarian keluarga korban. Kondisi pria yang diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ini masih dalam pengawasan ketat tim medis RSUD Sagaranten.(*)
Reporter: Aris Jampang
Redaktur: Hamjah















