Menu

Mode Gelap

News · 1 Sep 2024 11:54 WIB

Polisi Ungkap Identitas Mayat Yang Tergeletak di Saluran Parit Ciheulangtonggoh Cibadak


					Polisi Ungkap Identitas Mayat Yang Tergeletak di Saluran Parit Ciheulangtonggoh Cibadak Perbesar

JENTERANEWS.com – Polsek Cibadak akhirnya mengungkap penyebab kematian seorang pemuda bernama M. Yusuf (23), yang jasadnya ditemukan mengambang di pintu air PLTA Ubrug, Kampung Cikuya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Jumat (23/8).

“Dari hasil penyelidikan yang kami lakukan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk warga sekitar, teman, dan keluarga korban, terungkap bahwa sebelum ditemukan tewas, pemuda ini sempat mengonsumsi mi yang dicampur dengan buah kecubung, yang menyebabkan korban tidak sadarkan diri dan mengalami halusinasi,” ujar Kapolsek Cibadak AKP Idji Djubaedi di Sukabumi, Sabtu kemarin.

Menurut AKP Idji, pihaknya telah mengundang keluarga korban dan beberapa saksi yang mengetahui kejadian sebelum kematian korban.

Saksi-saksi menyebutkan bahwa dua hari sebelum ditemukan tewas, pada Rabu (21/8) malam, korban bersama teman-temannya memasak mi, dan salah satu rekannya mencampurkan mi tersebut dengan buah kecubung.

Setelah menyantap mie instan yang dicampur buah kecubung, Yusuf mulai mengigau dan berperilaku aneh. Ia kemudian dibawa ke kobong (tempat tidur santri) karena merupakan santri di salah satu pondok pesantren, meskipun tidak menetap dan dikenal sebagai santri kalong.

Pada hari Kamis (22/8) sekitar pukul 02.00 WIB, korban yang sudah tertidur di kobong ditinggal pergi oleh teman-temannya. Namun, belum diketahui apakah korban terbangun setelah mereka pergi.

Fokus penyelidikan saat ini adalah bagaimana korban bisa tercebur ke sungai dan jasadnya ditemukan di pintu air PLTA Ubrug, Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak.

“Kami melakukan penelusuran dan menemukan bahwa di sekitar kobong terdapat aliran sungai yang mengarah ke pintu air. Oleh karena itu, kami menyelidiki kronologi kejadian untuk mengetahui apakah korban tercebur sendiri atau ada pihak lain yang terlibat,” tambahnya.

Untuk pengembangan kasus ini, penanganan saat ini masih terbatas pada berita acara pemeriksaan saksi. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi dari pihak keluarga korban.

Oleh karena itu, Polsek Cibadak telah berkoordinasi dan melimpahkan kasus ini kepada unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi, mengingat beberapa rekan korban yang dimintai keterangan masih di bawah umur.

“Selanjutnya, penyelidikan kasus ini akan dilanjutkan oleh Polres Sukabumi,” tutupnya.(*)

 

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News