Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 1 Des 2025 11:08 WIB

Reaktivasi Jalur Cipatat–Padalarang Mendesak, Jalur Kereta Sukabumi–Bandung Segera Tersambung


					Kondisi rel kereta yang tidak beroperasi sejak 2013 di jalur Cipatat–Padalarang, yang kini tengah diusulkan untuk direaktivasi sebagai penghubung transportasi Sukabumi–Bandung. Perbesar

Kondisi rel kereta yang tidak beroperasi sejak 2013 di jalur Cipatat–Padalarang, yang kini tengah diusulkan untuk direaktivasi sebagai penghubung transportasi Sukabumi–Bandung.

JENTERANEWS.com — Harapan masyarakat untuk kembali menikmati transportasi kereta api rute Sukabumi–Bandung semakin terbuka. Reaktivasi jalur Cipatat–Padalarang sepanjang 17 kilometer yang telah berhenti beroperasi sejak 2013 mendesak segera direalisasikan, mengingat kondisi rel yang rusak dan terbengkalai menyebabkan stasiun-stasiun kecil seperti Tagogapu dan Cipatat tidak lagi berfungsi.

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana menghidupkan kembali jalur tersebut sebagai bagian dari konektivitas Sukabumi–Cianjur–Bandung. Proyek ini diharapkan mampu menjadi alternatif mobilitas selain jalur darat yang kini semakin padat, membuka akses ekonomi baru, serta mendukung pengembangan wilayah Bandung Barat dan Priangan.

Hingga kini, reaktivasi masih terkendala kondisi geografis yang menantang, karena rute di kawasan pegunungan membutuhkan konstruksi terowongan dan jembatan panjang yang berbiaya besar. Secara historis, jalur kereta masa kolonial lebih berfokus pada rute ekonomi utama, sehingga Sukabumi hanya menjadi jalur cabang dan kurang berkembang setelah kemerdekaan.

Jika reaktivasi Cipatat–Padalarang terealisasi, jalur ini berpotensi menjadi pengubah peta transportasi (game changer) di Jawa Barat, mengurangi kemacetan Bandung–Cikampek, serta meningkatkan konektivitas wisata ke Pangandaran, Pelabuhan Ratu, dan Puncak.

Masyarakat berharap proyek ini tidak kembali menjadi sekadar wacana, tetapi segera diwujudkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas publik di wilayah Jawa Barat. (*)

Editor : Mia

Artikel ini telah dibaca 75 kali

Baca Lainnya

Anggota DPRD Sukabumi H. Loka Tresnajaya Apresiasi Purna Tugas Camat Cicurug dalam Momentum Halal Bihalal

30 April 2026 - 18:36 WIB

Suasana hangat saat penyampaian sambutan dalam acara Halal Bihalal sekaligus Pengantar Purna Tugas Camat Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP., A.Kp., di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemberian penghormatan atas dedikasi pengabdian beliau di wilayah tersebut.

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027

22 April 2026 - 18:30 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Nonsubsidi per 18 April, Ini Rincian Lengkapnya

21 April 2026 - 12:06 WIB

Pemandangan dari sebuah SPBU Pertamina yang menampilkan ketersediaan berbagai jenis BBM, termasuk Pertamax Turbo dan Pertamina Dex yang harganya baru saja mengalami penyesuaian. Di papan nama terlihat ketersediaan produk seperti PERTAMAX 92 yang harganya tetap stabil, serta produk-produk lain yang relevan bagi mobilitas masyarakat. Penyesuaian harga ini diberlakukan mulai 18 April 2026 berdasarkan formula harga dasar berkala.

RI Bidik Minyak Rusia, Amankan Pasokan Energi Jangka Panjang di Tengah Gejolak Global

15 April 2026 - 07:06 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto (tengah kiri, ber-peci) dan Presiden Rusia Vladimir Putin (tengah kanan) mengadakan pertemuan tingkat tinggi di Istana Kremlin, Moskwa, pada Senin (13/4/2026). Pertemuan ini membahas secara konkret kerja sama strategis di sektor energi dan sumber daya mineral, termasuk rencana Indonesia untuk mengimpor minyak mentah jangka panjang dari Rusia demi menjamin keamanan pasokan energi nasional. (Tangkapan layar

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Trending di Kabar Daerah