Menu

Mode Gelap

Bencana · 29 Jan 2025 07:24 WIB

Rumah Janda Tua di Sukabumi Ambruk Diterjang Cuaca Ekstrem


					Kondisi rumah Mak Aminah setelah ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (18/6/2024). Perbesar

Kondisi rumah Mak Aminah setelah ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (18/6/2024).

JENTERANEWS.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada hari Selasa (18/06/2024) telah menyebabkan sebuah rumah ambruk di Kampung Sidat, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas. Rumah tersebut diketahui milik seorang janda tua bernama Mak Aminah.

Menurut Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciemas, Idrus, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Mak Aminah, yang tinggal seorang diri di rumah tersebut, telah diungsikan ke rumah kerabatnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Kami sudah memastikan Mak Aminah berada di tempat yang aman. Saat ini, ia tinggal sementara di rumah saudaranya,” ujar Idrus.

Rumah panggung berukuran 15 meter persegi yang sudah reyot itu sebelumnya memang sudah dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Selain faktor cuaca buruk, kondisi rumah yang sudah tidak layak huni menjadi penyebab utama ambruknya bangunan tersebut.

“Rumah Mak Aminah memang sudah lama tidak diperbaiki karena keterbatasan biaya. Sebagian besar bahan bangunannya juga sudah lapuk dan rusak,” ungkap Idrus.

Sebelumnya, rumah yang dihuni oleh Mak Aminah ini juga pernah terdampak bencana banjir bandang pada tanggal 4 Desember 2024. Rumah ini pun masuk dalam pendataan rumah yang akan mendapatkan bantuan rehabilitasi bangunan terdampak bencana.

Untuk sementara waktu, Mak Aminah akan mengungsi di sebuah bangunan warung milik kerabatnya yang sudah tidak digunakan. Ia akan tinggal di sana sampai rumahnya dibangun kembali oleh pemerintah.

Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi telah menerima laporan kejadian ini dan berjanji akan segera mengirimkan bantuan darurat untuk korban.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh Mak Aminah,” kata Idrus.(*)

Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana