JENTERANEWS.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada hari Selasa (18/06/2024) telah menyebabkan sebuah rumah ambruk di Kampung Sidat, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas. Rumah tersebut diketahui milik seorang janda tua bernama Mak Aminah.
Menurut Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciemas, Idrus, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Mak Aminah, yang tinggal seorang diri di rumah tersebut, telah diungsikan ke rumah kerabatnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Kami sudah memastikan Mak Aminah berada di tempat yang aman. Saat ini, ia tinggal sementara di rumah saudaranya,” ujar Idrus.
Rumah panggung berukuran 15 meter persegi yang sudah reyot itu sebelumnya memang sudah dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Selain faktor cuaca buruk, kondisi rumah yang sudah tidak layak huni menjadi penyebab utama ambruknya bangunan tersebut.
“Rumah Mak Aminah memang sudah lama tidak diperbaiki karena keterbatasan biaya. Sebagian besar bahan bangunannya juga sudah lapuk dan rusak,” ungkap Idrus.
Sebelumnya, rumah yang dihuni oleh Mak Aminah ini juga pernah terdampak bencana banjir bandang pada tanggal 4 Desember 2024. Rumah ini pun masuk dalam pendataan rumah yang akan mendapatkan bantuan rehabilitasi bangunan terdampak bencana.
Untuk sementara waktu, Mak Aminah akan mengungsi di sebuah bangunan warung milik kerabatnya yang sudah tidak digunakan. Ia akan tinggal di sana sampai rumahnya dibangun kembali oleh pemerintah.
Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi telah menerima laporan kejadian ini dan berjanji akan segera mengirimkan bantuan darurat untuk korban.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh Mak Aminah,” kata Idrus.(*)














