JENTERANEWS.com – Kobaran api meluluhlantakkan sebuah rumah di Kampung Cisarakan, Desa Bantarsari, Kecamatan Pabuaran, Sukabumi, Sabtu (2/3/2024) malam. Musibah yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB ini, diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik, meninggalkan keluarga Bapak Wawan yang terdiri dari empat jiwa dalam kondisi kehilangan tempat tinggal.
Laporan dari Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Pabuaran, A. Rahman, mengungkapkan bahwa saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang menunaikan ibadah di masjid. “Api dengan cepat membesar, melahap bangunan rumah hingga mengalami kerusakan sedang,” ujar A. Rahman.
Peristiwa ini mengakibatkan satu unit rumah mengalami kerusakan sedang dan satu keluarga yang terdiri dari empat jiwa kehilangan tempat tinggal.
Tim gabungan dari TAGANA, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) BPBD Kabupaten Sukabumi, aparat desa, Babinsa, Babinkamtibmas, Satpol PP, Kelompok Siaga Bencana (KSB), dan Tim Kesehatan Masyarakat Tanggap Bencana (Kesmatra) Puskesmas segera terjun ke lokasi kejadian. Mereka melakukan asesmen dan berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut.
“Kami langsung bergerak cepat untuk melakukan pendataan dan memberikan bantuan yang diperlukan. Saat ini, kebutuhan mendesak adalah tenda gulung atau terpal untuk tempat tinggal sementara keluarga Bapak Wawan,” jelas A. Rahman.
Masyarakat sekitar turut bergotong royong membantu memadamkan api dan memberikan dukungan moral kepada keluarga korban. Pemerintah desa dan pihak terkait lainnya berupaya untuk segera menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar lainnya.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik. Pastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik dan aman,” pesan A. Rahman.
Diharapkan, bantuan dari berbagai pihak dapat meringankan beban keluarga Bapak Wawan dan membantu mereka untuk segera bangkit.(FS)















