Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 21 Mei 2025 16:12 WIB

Rumah Warga Kadudampit Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik


					Sisa-sisa bangunan rumah yang ludes terbakar di Kampung Lebaksiuh, Sukabumi, pascakebakaran yang terjadi pada Rabu pagi. Perbesar

Sisa-sisa bangunan rumah yang ludes terbakar di Kampung Lebaksiuh, Sukabumi, pascakebakaran yang terjadi pada Rabu pagi.

JENTERANEWS.com – Kobaran api melahap sebuah rumah milik warga di Kampung Lebaksiuh, RT 19/RW 07, Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (21/05) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB itu diduga kuat disebabkan oleh korsleting arus listrik.

Menurut Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kadudampit, Didin Saripudin, api pertama kali terlihat muncul dari ruang tamu rumah Wahyu (47). Dalam sekejap, si jago merah merambat dengan cepat ke bagian atap rumah, melalap plafon dan keseluruhan bangunan.

“Api pertama kali muncul dari ruang tamu, lalu dengan cepat menyebar ke atap rumah. Tidak lama setelah itu, api langsung cepat menjalar ke bagian plafon dan atap bangunan rumah,” ujar Didin kepada Radar Sukabumi di lokasi kejadian.

Mengetahui adanya musibah tersebut, pihak P2BK Kadudampit segera berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Polri, TNI, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan petugas Satpol PP Kecamatan Kadudampit.

“Setelah melakukan koordinasi, kami langsung bergegas ke lokasi kejadian. Setiba di lokasi, kondisi api sudah membesar. Api berhasil dipadamkan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian,” jelas Didin.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Namun, kerugian materi yang dialami pemilik rumah diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Menyikapi kejadian ini, Didin mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaannya. Diantaranya, jangan meninggalkan rumah tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu di setiap instalasi colokan listrik di rumahnya,” tegasnya.

Selain itu, Didin juga mengingatkan masyarakat untuk memeriksa kembali kondisi tabung gas dan memastikan kompor dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah. Kewaspadaan dalam penggunaan perangkat elektronik, seperti saat mengisi daya telepon genggam atau alat elektronik lainnya, juga menjadi perhatian penting guna mencegah terjadinya hal serupa di kemudian hari.

Pihak terkait masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut terkait kerugian dan penyebab pasti kebakaran tersebut. Sementara itu, warga setempat bahu-membahu memberikan bantuan kepada keluarga korban.(*)

[Laporan: Awang | Editor: Hamjah]

Artikel ini telah dibaca 36 kali

Baca Lainnya

Gagal Menyalip di Tikungan Kiaradua, Seorang Mahasiswa Tewas Menabrak Pikap L300

11 Juli 2026 - 13:21 WIB

Suasana penanganan pascakecelakaan lalu lintas maut di Jalan Raya Pal 3 - Kiaradua, tepatnya di perkebunan PT. Surangga, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (10/7/2026).

Kurang Konsentrasi, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi

11 Juli 2026 - 11:02 WIB

Petugas polisi dibantu seorang warga melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan maut di Jalan Raya Jalur Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, Jumat (10/7/2026), di mana seorang pengendara motor tewas usai menabrak bagian belakang truk yang sedang parkir di bahu jalan.

Persiapkan Jambore Nasional, Wakil Bupati Sukabumi Tekankan Pentingnya Kedisiplinan dan Ketangkasan Pramuka

11 Juli 2026 - 10:39 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas memberikan arahan dan motivasi kepada puluhan anggota Pramuka Kwarcab Kabupaten Sukabumi dalam kegiatan Training Center II persiapan Jambore Nasional di Pondok Modern Assalam Putri, Warungkiara, Jumat (10/7/2026).

Upayakan Pemulangan PMI Sakit di Arab Saudi, Disnaker Kota Sukabumi Telusuri Indikasi Keberangkatan Non-Prosedural

11 Juli 2026 - 09:42 WIB

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, saat memberikan keterangan usai menyambangi kediaman keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) Evi Mentari di Sukabumi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengumpulkan data dan berkoordinasi terkait upaya pemulangan Evi yang kini tengah sakit dan menjalani perawatan medis di Arab Saudi.

Pilu Pekerja Migran Asal Sukabumi Koma di Arab Saudi, Suami Mohon Bantuan Pemerintah

11 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Sukabumi, Evi Mentari (37), saat terbaring koma di salah satu rumah sakit di Jeddah, Arab Saudi. Evi didiagnosis mengidap tumor otak dan kini pihak keluarga tengah mengupayakan proses pemulangannya ke Tanah Air. (Foto: Istimewa)

Imbas Kasus Hukum, Ratusan Eks Karyawan Tambang di Sukabumi Tuntut Gaji yang Belum Dibayar

11 Juli 2026 - 08:38 WIB

Trending di Sukabumi