Menu

Mode Gelap

Bencana · 1 Agu 2025 20:30 WIB

Si Jago Merah Lahap Pondok Pesantren Alkahfi, Puluhan Santri Mengungsi


					Puing-puing sisa kebakaran bangunan asrama putra Pesantren Alkahfi yang hangus. Puluhan santri terpaksa mengungsi karena kehilangan tempat tinggal. Perbesar

Puing-puing sisa kebakaran bangunan asrama putra Pesantren Alkahfi yang hangus. Puluhan santri terpaksa mengungsi karena kehilangan tempat tinggal.

JENTERANEWS.com – Kebakaran hebat melanda kompleks Pondok Pesantren Alkahfi di Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (31/7/2025) siang. Insiden yang diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik ini menghanguskan hampir seluruh bangunan asrama santri putra dan memaksa puluhan santri harus segera dievakuasi.

Menurut laporan yang dihimpun dari Rudi, petugas Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Jampangkulon, api mulai berkobar sekitar pukul 14:30 WIB. Api dengan cepat membesar dan melahap bangunan semi-permanen asrama putra, membuat para santri dan pengurus pondok panik berhamburan menyelamatkan diri.

“Kondisi saat ini, bangunan pesantren laki-laki hangus hingga 85%,” ujar Rudi dalam laporannya. Tak hanya itu, api juga sempat menyambar dan membakar sebagian dinding rumah warga yang lokasinya berdekatan dengan bangunan pesantren yang terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, dampak yang dirasakan para santri cukup mendalam. Sebanyak 20 santri terpaksa mengungsi ke masjid terdekat untuk mendapatkan tempat bernaung sementara. Sebagian santri lainnya dijemput oleh keluarga untuk pulang ke rumah masing-masing.

“Beberapa santri dilaporkan mengalami trauma akibat kejadian yang mengejutkan ini,” tambah Rudi.

Tim gabungan dari TAGANA, anggota Polsek Jampangkulon, dan Koramil Jampangkulon telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan awal. Upaya yang telah dilaksanakan antara lain membantu membersihkan puing-puing sisa material bangunan yang terbakar.

Saat ini, kebutuhan yang paling mendesak bagi para santri korban kebakaran adalah pakaian layak pakai dan makanan siap saji.

Pihak TAGANA Kecamatan Jampangkulon akan segera berkoordinasi dan membuat laporan resmi ke TAGANA Kabupaten Sukabumi untuk penanganan lebih lanjut. Bersamaan dengan itu, masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran serta cuaca ekstrem seperti hujan yang disertai angin kencang yang dapat memicu bencana lainnya.(*)


Kor : Fajar

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 96 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana