Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 24 Apr 2025 14:56 WIB

Sinergi Ulama dan Umaro di Cidahu: Wabup Tekankan Peran Sentral Tokoh Agama dalam Pelestarian Lingkungan


					Momen keakraban antara Wakil Bupati Sukabumi, H Andreas, dan para ulama serta umaro Kecamatan Cidahu dalam acara Halal Bihalal yang bertujuan mempererat sinergi untuk kemajuan daerah dan pelestarian lingkungan. Perbesar

Momen keakraban antara Wakil Bupati Sukabumi, H Andreas, dan para ulama serta umaro Kecamatan Cidahu dalam acara Halal Bihalal yang bertujuan mempererat sinergi untuk kemajuan daerah dan pelestarian lingkungan.

JENTERANEWS.com– Wakil Bupati Sukabumi, H Andreas, dengan tegas menyatakan betapa krusialnya peran ulama dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan kepada masyarakat. Penegasan ini disampaikan saat menghadiri acara Halal Bihalal Ulama dan Umaro Kecamatan Cidahu Tahun 2025 M/1446 Hijriah yang berlangsung di Kantor Kecamatan Cidahu pada Kamis (24/4/2025).

Dalam kesempatan tersebut, H Andreas menyoroti pengelolaan sampah sebagai prioritas utama yang memerlukan perhatian serius. Beliau meyakini bahwa pesan-pesan lingkungan yang disampaikan oleh para ulama melalui pengajian dan dakwah akan lebih efektif dalam mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian alam.

“Peran ulama sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan. Lewat pengajian, pesan ini akan lebih mudah diterima dan dipraktikkan oleh masyarakat,” ungkap Wabup dengan penuh harap.

Wakil Bupati Sukabumi, H Andreas, menyampaikan pentingnya peran ulama dalam menyampaikan pesan-pesan kepedulian lingkungan pada acara Halal Bihalal Ulama dan Umaro Kecamatan Cidahu, Kamis (24/4/2025).

Wakil Bupati Sukabumi, H Andreas, menyampaikan pentingnya peran ulama dalam menyampaikan pesan-pesan kepedulian lingkungan pada acara Halal Bihalal Ulama dan Umaro Kecamatan Cidahu, Kamis (24/4/2025).

Selain permasalahan sampah, Wabup juga menyinggung isu krusial lainnya, yaitu maraknya bangunan liar di bantaran sungai yang seringkali menjadi pemicu utama terjadinya banjir. Beliau mengingatkan akan kejadian banjir yang melanda beberapa wilayah, termasuk di Kecamatan Palabuhanratu, sebagai pelajaran berharga yang tidak boleh terulang di Cidahu.

“Banyak rumah rusak karena berdiri di kawasan sepadan sungai. Di Cidahu, hal semacam itu tidak boleh terjadi. Jika lebar sungai enam meter, maka minimal tiga meter di kiri dan kanan sungai harus bebas dari bangunan,” tegas H Andreas.

Lebih lanjut, Wabup Andreas menekankan bahwa bencana alam seringkali bukan hanya disebabkan oleh faktor alam semata, melainkan juga akibat kurangnya kedisiplinan dalam pembangunan. Oleh karena itu, beliau meminta Camat Cidahu untuk mengambil tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran tata ruang yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.

“Pembangunan akan jauh lebih mahal jika dilakukan setelah terjadi bencana. Maka dari itu, kita harus mencegah sejak awal. Ini soal tanggung jawab kita bersama,” imbuhnya, menyerukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara, Baden Subhan, menjelaskan bahwa acara Halal Bihalal ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara ulama dan pemerintah di Kecamatan Cidahu. Ia berharap, dengan terjalinnya sinergi yang kuat, berbagai program pemerintahan maupun keagamaan dapat berjalan dengan lancar, aman, damai, serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

“Dengan kebersamaan ini, insya Allah kita dapat terhindar dari bencana dan marabahaya,” singkat Baden Subhan, menyampaikan harapannya akan kolaborasi yang solid.

Sebagai penutup acara, dilaksanakan pemberian penghargaan dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Cidahu kepada koordinator UPZ desa terbaik. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati H Andreas sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mengelola zakat di tingkat desa.

Acara Halal Bihalal ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara ulama dan umaro di Kecamatan Cidahu dalam mewujudkan masyarakat yang tidak hanya religius, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya pelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik.(*)

Laporan : Joko Samudro

Editor Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 51 kali

Baca Lainnya

Anggota DPRD Sukabumi H. Loka Tresnajaya Apresiasi Purna Tugas Camat Cicurug dalam Momentum Halal Bihalal

30 April 2026 - 18:36 WIB

Suasana hangat saat penyampaian sambutan dalam acara Halal Bihalal sekaligus Pengantar Purna Tugas Camat Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP., A.Kp., di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemberian penghormatan atas dedikasi pengabdian beliau di wilayah tersebut.

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027

22 April 2026 - 18:30 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca