Menu

Mode Gelap

Laporan: Deni Nurman · 7 Agu 2024 12:09 WIB

Soal Kasus Kematian Pria Gondrong Yang Tergeletak Di Emperan Toko Di Sukabumi Polisi Terus Melakukan Penyelidikan


					Soal Kasus Kematian Pria Gondrong Yang Tergeletak Di Emperan Toko Di Sukabumi Polisi Terus Melakukan Penyelidikan Perbesar

JENTERANEWS.com – Hingga saat ini, Polres Sukabumi Kota masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Jasad korban ditemukan tergeletak di sekitar emperan toko di Jalan Cikiray, Kota Sukabumi, Jawa Barat.

“Kami mendapatkan laporan mengenai seorang pemuda yang meninggal dunia di depan sebuah toko di Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, pada Senin (5/8) dini hari. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP),” kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi di Sukabumi, Selasa.

Rita menyatakan bahwa berdasarkan pemeriksaan terhadap beberapa saksi, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban yang bernama Lutfi Fauzi Hadil (37) dari Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, sempat dikeroyok dan diserang oleh sekelompok orang yang tidak dikenal pada malam Minggu (4/8).

Pada hari yang sama, beberapa warga yang mendengar suara gaduh dan rintihan seseorang yang diduga sedang kesakitan, segera memeriksa dan menemukan seorang pria tergeletak tak bernyawa di emperan toko.

Diduga, korban meninggal dunia akibat luka parah yang disebabkan oleh penganiayaan. Saat ini, jenazahnya telah dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk dilakukan autopsi guna menentukan penyebab kematiannya.

Sebelumnya, informasi yang diperoleh menunjukkan bahwa korban diduga mengalami kematian yang tidak wajar, mengingat terdapat luka memar di seluruh tubuhnya. Sebelum jasadnya ditemukan, keberadaan korban sempat menggemparkan warga setempat.

Korban diketahui bernama Lutfi Fauzi Hadil (37), seorang warga Kampung Kebon Kalapa RT 002/016, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, yang ditemukan oleh warga dalam keadaan tidak bernyawa tergeletak di trotoar jalan.

Ketika dikonfirmasi, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, menyatakan bahwa insiden tersebut terjadi pada Senin (5/8/2024) sekitar pukul 00.16 WIB. Korban ditemukan oleh warga di depan toko stempel Arvan yang terletak di Jalan Cikiray, Kota Sukabumi.

“Kami pertama kali menerima laporan dari masyarakat yang menginformasikan tentang seorang pria yang tergeletak di lokasi kejadian. Selanjutnya, petugas piket Polsek Cikole melakukan pengecekan terkait laporan tersebut.,” ujar Rita, Selasa (6/8/2024).

Rita menjelaskan bahwa saat dilakukan pemeriksaan, korban ditemukan dengan luka-luka memar dan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Setelah itu, petugas piket Polsek Cikole berkoordinasi dengan Inafis Polres Sukabumi Kota.

“Petugas piket Reskrim dan Unit Identifikasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari saksi. Menurut Ketua RW setempat, ia sempat mendengar suara orang yang kesakitan, namun tidak mengeceknya,” kata Rita.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk pemeriksaan autopsi, dan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polsek Cibadak Polres Sukabumi untuk mencari alamat korban.

“Kasus ini sedang dalam penyelidikan oleh Satreskrim Polres Sukabumi Kota, dan kami sedang mengumpulkan barang bukti serta keterangan dari para saksi, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian,” tegasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Akses Tertutup Longsor 15 Meter, Wisata Curug Cibereum Sukabumi Ditutup Sementara

16 Februari 2026 - 21:15 WIB

Kondisi akses jalan menuju objek wisata Curug Cibereum di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Sukabumi, yang tertutup material tanah longsor, Senin (16/2/2026). Pihak pengelola menutup sementara area wisata demi keselamatan pengunjung menyusul intensitas hujan tinggi yang memicu longsoran setinggi 15 meter tersebut.

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Sukabumi Terjunkan Tim Bersihkan Sumbatan di Sungai Ciseupan

16 Februari 2026 - 11:57 WIB

Personel BPBD Kota Sukabumi saat melakukan pembersihan sampah dan material yang menyumbat pintu air Sungai Ciseupan di Jalan Palasari, Kelurahan Karangtengah, Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi luapan air ke jalan dan permukiman warga.

TERIMA ASET RAMPASAN KORUPSI, PEMKOT SUKABUMI KELOLA TANAH SENILAI RP9 MILIAR UNTUK PUBLIK

13 Februari 2026 - 06:47 WIB

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (tengah), bersama Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dan para kepala daerah lainnya berfoto bersama perwakilan KPK RI usai seremonial serah terima hibah barang rampasan negara di Aula Oman Sahroni, Subang, Rabu (11/2/2026).

Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Tancap Gas: Desak Sinergitas Eksekutif dan BPN Tuntaskan Konflik Agraria

5 Januari 2026 - 15:34 WIB

Suasana Rapat Kerja Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Sekretaris Daerah dan jajaran Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang berlangsung di Kantor BPN Kabupaten Sukabumi, Senin (5/1/2026).

Sukabumi Gemuruh dalam Silaturahmi Akbar 2025: Semangat Persatuan dan Kontribusi Agama dalam Pembangunan

11 Januari 2025 - 20:48 WIB

Ribuan peserta menghadiri Silaturahmi Akbar 2025 di Taman Wisata Selabintana, Sukabumi, Sabtu (11/01/2025). Acara yang merupakan bagian dari peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-79 ini mengusung tema "Umat Rukun Menuju Indonesia Emas

Land Cruiser Berstiker Sekretariat Wapres Terlibat Kecelakaan Maut di Sukabumi

11 Januari 2025 - 11:40 WIB

Penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian terkait kecelakaan yang melibatkan mobil berstiker Sekretariat Wakil Presiden di Sukabumi.
Trending di Laporan: Deni Nurman