Menu

Mode Gelap

Laporan: Deni Nurman · 16 Feb 2026 11:57 WIB

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Sukabumi Terjunkan Tim Bersihkan Sumbatan di Sungai Ciseupan


					Personel BPBD Kota Sukabumi saat melakukan pembersihan sampah dan material yang menyumbat pintu air Sungai Ciseupan di Jalan Palasari, Kelurahan Karangtengah, Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi luapan air ke jalan dan permukiman warga. Perbesar

Personel BPBD Kota Sukabumi saat melakukan pembersihan sampah dan material yang menyumbat pintu air Sungai Ciseupan di Jalan Palasari, Kelurahan Karangtengah, Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi luapan air ke jalan dan permukiman warga.

JENTERANEWS.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi kembali mengintensifkan langkah mitigasi bencana hidrometeorologi di tengah tingginya curah hujan. Pada Minggu pagi (15/02), belasan personel diterjunkan ke Jalan Palasari, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, untuk menormalisasi aliran Sungai Ciseupan yang tersumbat tumpukan sampah.

Kegiatan ini merupakan respons cepat terhadap hasil monitoring rutin di titik-titik rawan luapan air. Di lokasi, tim menemukan material sampah yang cukup masif, terdiri dari plastik, ranting pohon, hingga sedimen lumpur yang menumpuk di area pintu air dan sisi jembatan. Kondisi ini dinilai krusial karena menghambat laju air dan berpotensi memicu banjir limpasan ke jalan raya maupun permukiman warga.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, menegaskan bahwa pembersihan ini adalah upaya preventif yang vital.

“Di lokasi, tim mendapati adanya tumpukan sampah yang menyumbat pintu air serta menumpuk di samping jembatan. Kondisi ini menjadi pemicu utama meluapnya air saat debit sungai meningkat drastis akibat hujan,” ujar Yoseph di sela-sela kegiatan.

Sebanyak 11 personel dikerahkan dalam operasi bersih-bersih ini, di bawah pengawasan langsung Regu Dua BPBD Kota Sukabumi. Proses pembersihan dilakukan secara manual dengan menggunakan peralatan sederhana namun efektif. Para petugas bergantian mengangkat material penyumbat untuk memastikan arus sungai kembali lancar.

Yoseph menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar insidental, melainkan bagian dari agenda tetap BPBD dalam menjaga fungsi drainase kota.

“Mitigasi bencana ini bukan pertama kalinya dilakukan, namun sudah menjadi agenda rutin kami untuk memastikan semua saluran air bersih dari sampah. Monitoring wilayah akan terus dilakukan secara berkala untuk meminimalisasi risiko bencana hidrometeorologi di Kota Sukabumi,” tegasnya.

Langkah taktis BPBD ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Warga menyadari bahwa tanpa penanganan segera, sumbatan di Sungai Ciseupan dapat meluap dan mengganggu mobilitas. “Kalau tidak segera dibersihkan, air bisa meluap ke jalan dan mengganggu kendaraan yang melintas,” ungkap salah seorang warga yang turut memantau proses pengerjaan.

Menutup kegiatan tersebut, BPBD Kota Sukabumi menyampaikan pesan edukasi kepada publik. Yoseph mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai.

Sinergi antara pemerintah yang sigap dan masyarakat yang peduli lingkungan diharapkan dapat menekan potensi banjir, menjadikan Kota Sukabumi tetap aman dan kondusif sepanjang musim penghujan.(*)


Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Akses Tertutup Longsor 15 Meter, Wisata Curug Cibereum Sukabumi Ditutup Sementara

16 Februari 2026 - 21:15 WIB

Kondisi akses jalan menuju objek wisata Curug Cibereum di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Sukabumi, yang tertutup material tanah longsor, Senin (16/2/2026). Pihak pengelola menutup sementara area wisata demi keselamatan pengunjung menyusul intensitas hujan tinggi yang memicu longsoran setinggi 15 meter tersebut.

TERIMA ASET RAMPASAN KORUPSI, PEMKOT SUKABUMI KELOLA TANAH SENILAI RP9 MILIAR UNTUK PUBLIK

13 Februari 2026 - 06:47 WIB

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (tengah), bersama Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dan para kepala daerah lainnya berfoto bersama perwakilan KPK RI usai seremonial serah terima hibah barang rampasan negara di Aula Oman Sahroni, Subang, Rabu (11/2/2026).

Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Tancap Gas: Desak Sinergitas Eksekutif dan BPN Tuntaskan Konflik Agraria

5 Januari 2026 - 15:34 WIB

Suasana Rapat Kerja Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Sekretaris Daerah dan jajaran Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang berlangsung di Kantor BPN Kabupaten Sukabumi, Senin (5/1/2026).

Sukabumi Gemuruh dalam Silaturahmi Akbar 2025: Semangat Persatuan dan Kontribusi Agama dalam Pembangunan

11 Januari 2025 - 20:48 WIB

Ribuan peserta menghadiri Silaturahmi Akbar 2025 di Taman Wisata Selabintana, Sukabumi, Sabtu (11/01/2025). Acara yang merupakan bagian dari peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-79 ini mengusung tema "Umat Rukun Menuju Indonesia Emas

Land Cruiser Berstiker Sekretariat Wapres Terlibat Kecelakaan Maut di Sukabumi

11 Januari 2025 - 11:40 WIB

Penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian terkait kecelakaan yang melibatkan mobil berstiker Sekretariat Wakil Presiden di Sukabumi.

Ratusan Rumah Tahan Gempa Segera Dibangun untuk Korban Bencana Sukabumi

10 Januari 2025 - 17:18 WIB

Sebuah unit rumah tahan gempa RIKSA telah selesai dibangun dan siap ditempati oleh korban bencana di Sukabumi.
Trending di Laporan: Deni Nurman