Menu

Mode Gelap

Sosial · 8 Des 2024 17:17 WIB

Solidaritas Menguat, PAC PP Curugkembar Gerak Cepat Bantu Korban Pergerakan Tanah


					Solidaritas Menguat, PAC PP Curugkembar Gerak Cepat Bantu Korban Pergerakan Tanah Perbesar

JENTERANEWS.com Pengurus Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) Kecamatan Curugkembar menunjukkan kepeduliannya terhadap korban bencana pergerakan tanah yang melanda tujuh desa di wilayah tersebut. Pada hari Minggu, 8 Desember 2024, PAC PP telah mengirimkan bantuan logistik dan sembako kepada warga yang terdampak di Desa Bojongtugu dan Desa Sindangraja.

Ormas PAC PP Curugkembar saat menyalurkan bantuan untuk korban bencana pergerakan tanah di desa Bojongtugu Kecamatan Curugkembar Kabupaten Sukabumi. Minggu (8/12/2024) [JENTERA NEWS ]

Bantuan yang disalurkan merupakan hasil dari donasi para anggota PAC PP. Sekretaris Jenderal PAC PP Kecamatan Curugkembar, Ricky Maulana, menyampaikan bahwa bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat bencana alam tersebut.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi para korban. Selain kebutuhan makanan dan minuman, mereka juga menghadapi kesulitan untuk memulai kembali hidup mereka,” ujar Ricky.

Rencananya, PAC PP akan melanjutkan penyaluran bantuan ke Desa Tanjungsari dan Desa Mekartanjung pada hari Selasa, 9 Desember 2024. Dengan demikian, seluruh desa yang terdampak bencana akan mendapatkan uluran tangan dari organisasi kepemudaan ini.

Seperti diketahui, hujan deras yang mengguyur wilayah Curugkembar pada Rabu, 4 Desember 2024, telah menyebabkan pergerakan tanah dan longsor di sejumlah desa. Bencana ini mengakibatkan kerusakan rumah warga, fasilitas umum, dan infrastruktur lainnya.

Bantuan yang diberikan oleh PAC PP merupakan bentuk penanganan darurat yang sangat dibutuhkan oleh para korban. Ricky Maulana berharap, bantuan ini dapat memberikan sedikit semangat bagi mereka untuk bangkit kembali.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk terus memberikan dukungan kepada para korban bencana. Bantuan apa pun, sekecil apapun, sangat berarti bagi mereka,” pungkasnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Semua Puskesmas Serentak Gelar Khitanan Massal, Meriahkan Hari Jadi ke-155 Kabupaten Sukabumi

26 September 2025 - 09:04 WIB

Sebanyak 10 anak di wilayah Kecamatan Cidadap mendapatkan layanan Khitanan Massal gratis di Puskesmas Cidadap, Jumat (26/9/2025). Program ini merupakan bagian dari aksi sosial serentak seluruh Puskesmas di Kabupaten Sukabumi, menandai peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-155 dan memperkuat komitmen pelayanan kesehatan masyarakat.

LSM Dampal Jurig Santuni Janda Disabilitas di Zona Merah Sukabumi, Klarifikasi Berita Viral dan Janjikan Bantuan Lanjutan

22 September 2025 - 13:36 WIB

Ketua Umum LSM Dampal Jurig, Irvan Azis, secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako kepada Ibu Kartin (40) di kediamannya di Kampung Suradita, Gegerbitung, Sukabumi, Minggu (21/9/2025).

Ribuan Paket Daging Kurban dari Turki Dibagikan di Kecamatan Sagaranten, Kuota Disalurkan Melalui Pemerintah Desa

19 September 2025 - 19:26 WIB

Ribuan Paket Daging Kurban dari Turki Dibagikan di Kecamatan Sagaranten, Kuota Disalurkan Melalui Pemerintah Desa

Sinergi Lintas Sektor, Pemerintah Tangani Kasus Gizi Buruk di Desa Padasenang

28 Agustus 2025 - 13:17 WIB

Jajaran Pemerintah Kecamatan Cidadap, Desa Padasenang, dan tim kesehatan berdialog langsung dengan keluarga anak penderita gizi buruk. Kunjungan gabungan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk menuntaskan masalah kesehatan dan sosial di tingkat desa.

Sinergi Lintas Sektor Hijaukan Lahan Kritis di Cidadap Melalui Penanaman Bambu

13 Agustus 2025 - 13:54 WIB

Camat Cidadap, Azwar Fauzi ABD Mufti S.STP., M.Si (tengah), secara simbolis menanam bibit bambu di lahan kritis Kampung Datar Nangka, Desa Mekartani. Aksi ini merupakan bagian dari program mitigasi bencana dan edukasi lingkungan bagi masyarakat.

Ditolak Ayah Kandung dan Ibu, Nasib Bocah 11 Tahun di Sukabumi Terkatung-katung

3 Juli 2025 - 20:24 WIB

Suasana saat Rio (tengah) didampingi berbagai pihak di Nagrak, Sukabumi, Kamis (3/7/2025). Nasib bocah 11 tahun ini masih belum menentu setelah ditolak oleh keluarganya dan kini menunggu keputusan penempatan dari pihak Griya Ramah Anak.
Trending di Sosial