Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 10 Jun 2025 12:50 WIB

SPPG Cidadap Diresmikan, Sekda Ade Suryaman: “Target Kita Indonesia Emas 2045, Harus Dimulai dari Sekarang”


					Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), secara simbolis meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cidadap di Kecamatan Simpenan, Selasa (10/6/2025). SPPG ini akan melayani program makan bergizi gratis untuk 3.146 siswa di 17 sekolah. Perbesar

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), secara simbolis meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cidadap di Kecamatan Simpenan, Selasa (10/6/2025). SPPG ini akan melayani program makan bergizi gratis untuk 3.146 siswa di 17 sekolah.

JENTERANEWS.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan pada hari Selasa (10/6/2025). Kehadiran SPPG ini menjadi tonggak penting dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas nasional dalam Asta Cita Presiden, yang kini mulai menyentuh langsung denyut nadi masyarakat di pelosok Sukabumi.

Peresmian yang berlangsung di Kampung Cihurang RT 002 RW 008 ini menandai beroperasinya dapur sehat pertama di Kecamatan Simpenan. SPPG Cidadap siap melayani 3.146 siswa dari 17 sekolah, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA, memastikan generasi penerus bangsa mendapatkan asupan gizi yang memadai untuk tumbuh kembang optimal.

Dalam sambutannya, Sekda Ade Suryaman menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam menyukseskan program strategis ini. Ia menaruh harapan besar agar SPPG Cidadap dapat menjadi teladan yang menginspirasi wilayah lain di Kabupaten Sukabumi.

“Selamat kepada CV Hudaud dan Yayasan Ulul Albab yang telah berhasil menjadikan lokasi ini sebagai percontohan,” ujar Ade Suryaman. “Dari 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi, saat ini baru terdapat 18 dapur. Selain Warung Keluarga (Warkir) yang sudah menjadi contoh, Cidadap juga harus bisa menjadi panutan.”

Lebih dari sekadar menyediakan makanan, program ini diharapkan menjadi motor penggerak berbagai sektor. Sekda menyoroti dampak multifaset dari program MBG, mulai dari peningkatan ekonomi masyarakat lokal dengan melibatkan sekitar 50 tenaga masak dan administrasi dari Desa Cidadap, hingga peningkatan kesejahteraan petani dan kemajuan dunia pendidikan.

“Target kita adalah Indonesia Emas 2045, maka harus dimulai dari sekarang,” tegasnya. “Saya berharap program ini bisa berjalan dengan lancar. Camat dan pengurus harus menjalin komunikasi dengan dinas terkait jika ada kebutuhan, sehingga kolaborasi pentaheliks dapat diterapkan.”

Ia juga berpesan agar aspek keselamatan dan kebersihan menjadi prioritas utama dalam operasional dapur, terutama dalam penggunaan air bersih, untuk menjamin makanan yang disajikan tidak hanya bergizi, tetapi juga higienis.

Sementara itu, perwakilan Badan Gizi Nasional sekaligus Ketua Panitia, Ali Simaung, mengakui bahwa pendirian SPPG bukanlah perkara mudah. “Pembentukan dapur SPPG bukan hal yang mudah sehingga butuh perjuangan ekstra, baik dari sisi sumber daya manusia yang mumpuni maupun kesiapan finansial. Karena itu, kami sangat mengapresiasi terwujudnya SPPG Cidadap ini,” ungkapnya.

Ali Simaung berharap program ini dapat dikelola secara profesional, dari tata kelola hingga distribusinya, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan. “Harapan kami, pemberian makan bergizi gratis ini dapat tepat sasaran,” tutupnya.

Acara peresmian ditutup dengan momen simbolis yang hangat, di mana Sekda Ade Suryaman secara langsung memberikan paket makan bergizi gratis kepada para siswa dari SDN 3 Cidadap, sebagai penanda dimulainya babak baru pemenuhan gizi untuk anak-anak di Kecamatan Simpenan.(*)

Reporter: Ridwan

Redaktur: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 87 kali

Baca Lainnya

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Lengkong Sukabumi, Satu Rumah Warga Rusak

6 Maret 2026 - 20:13 WIB

TPT Tower di Lengkong Sukabumi Longsor Akibat Cuaca Ekstrem

6 Maret 2026 - 20:05 WIB

Trending di Bencana