Menu ✖

Mode Gelap

Bencana · 7 Mar 2025 00:41 WIB

Sukabumi Diterjang Banjir, Tujuh Lokasi Terendam, Longsor Mengintai


					Petugas BPBD Kota Sukabumi melakukan evakuasi warga dan normalisasi saluran air di salah satu lokasi banjir, Kamis (18/4). Hujan deras memicu banjir di tujuh lokasi. Perbesar

Petugas BPBD Kota Sukabumi melakukan evakuasi warga dan normalisasi saluran air di salah satu lokasi banjir, Kamis (18/4). Hujan deras memicu banjir di tujuh lokasi.

JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Sukabumi sejak Kamis (18/4) siang hingga malam menyebabkan banjir di tujuh lokasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi bergerak cepat mengerahkan petugas untuk menanggulangi bencana hidrometeorologi ini.

“Kami langsung terjun ke lapangan begitu menerima laporan. Petugas kami tersebar di tujuh titik lokasi banjir untuk melakukan penanganan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat, Kamis malam.

Daftar Lokasi Banjir:

  • Kampung Balandongan, Kelurahan Sudajayahilir
  • Jalan Palabuan II, Kampung Cikujang, Kelurahan Dayeuhluhur
  • Kampung Pangkalan, Kelurahan Sudajayahilir
  • Kampung Cikondang, Kelurahan Cikondang
  • Kampung Pangkalan, Kelurahan Cipanengah
  • Kampung Santiong, Kelurahan Cipanengah
  • Perumahan Purnawiraasri, Kelurahan Cipanengah

Selain banjir, hujan deras juga memicu longsor di Kampung Cikujang. Petugas BPBD masih melakukan pendataan jumlah warga dan bangunan yang terdampak. Hingga saat ini, belum ada laporan korban luka atau jiwa.

Banjir di Sukabumi diperparah dengan kondisi saluran air yang tidak berfungsi normal. Selokan, gorong-gorong, dan drainase lainnya tersumbat sampah dan material lain.

“Kami menemukan banyak saluran air yang tersumbat. Ini yang membuat banjir semakin parah,” kata Novian.

Petugas BPBD tidak hanya fokus pada evakuasi warga, tetapi juga melakukan normalisasi saluran air. Upaya ini dilakukan agar banjir bisa segera surut dan tidak meluas.

BPBD Kota Sukabumi mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor. Hujan deras diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Kami mengimbau warga untuk selalu memantau perkembangan cuaca dan segera melaporkan jika ada tanda-tanda bencana,” tutur Novian.

BPBD juga meminta warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air. “Mari kita jaga lingkungan kita agar terhindar dari bencana,” ajak Novian.(*)

Laporan : Awang


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 90 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Perkebunan Jati Ciemas Sukabumi

13 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Sesosok mayat dengan kondisi pembusukan lanjut yang diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di sebuah perkebunan jati di Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026) pagi.

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca