Menu

Mode Gelap

Bencana · 10 Mar 2025 19:18 WIB

Sukabumi Diterjang Bencana, Wabup Andreas Pastikan Bantuan Darurat Tiba Tepat Waktu


					Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, berdialog dengan warga terdampak banjir bandang di Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Senin (10/3/2025). Beliau memastikan penyaluran bantuan darurat berjalan lancar. Perbesar

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, berdialog dengan warga terdampak banjir bandang di Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Senin (10/3/2025). Beliau memastikan penyaluran bantuan darurat berjalan lancar.

JENTERANEWS.com – Bencana alam kembali menguji ketangguhan warga Sukabumi. Hujan deras yang mengguyur pada Kamis malam (6/3/2025) memicu banjir bandang yang melanda Kampung Ciwaru Girang, Desa Loji, dan Kampung Cibutun, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan. Puluhan rumah hancur, akses jalan terputus, dan jembatan penghubung antar kampung rusak parah, meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat setempat.

Di tengah situasi darurat ini, Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, turun langsung ke lokasi bencana pada Senin (10/3/2025). Dengan sigap, beliau memastikan bahwa bantuan darurat segera disalurkan kepada warga yang terdampak. “Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut. Kami akan memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan, termasuk kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan tempat tinggal sementara,” tegasnya.

Tak hanya sekadar menyampaikan janji, H. Andreas juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan keluh kesah dan kebutuhan mereka. “Kami ingin memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan warga,” ujarnya.

Banjir bandang kali ini bukan hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga trauma mendalam bagi warga. Material lumpur dan kayu yang terbawa arus sungai menghancurkan apa saja yang dilewatinya. Akses jalan di beberapa titik sempat terputus, menghambat mobilitas warga dan penyaluran bantuan. Jembatan yang menjadi urat nadi penghubung antar kampung pun tak luput dari amukan banjir.

Menyadari potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai, H. Andreas mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. “Kami mengajak seluruh warga untuk mengikuti arahan dari pihak berwenang dan segera melaporkan jika ada tanda-tanda potensi bencana susulan,” tambahnya.

Setelah meninjau lokasi di Desa Loji dan Desa Sangrawayang, Wakil Bupati melanjutkan perjalanan ke Kedusunan Kawung Luwuk, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan. Di sana, beliau mengecek kondisi warga dan akses jalan yang tertimbun material longsor.

Kehadiran Wakil Bupati di tengah-tengah masyarakat yang terdampak bencana memberikan semangat dan harapan baru. Warga merasa diperhatikan dan tidak sendirian menghadapi musibah ini. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah,” ujar salah seorang warga.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya untuk memulihkan kondisi pascabencana. Selain penyaluran bantuan darurat, pemerintah juga akan melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur yang rusak. “Kami akan bekerja keras untuk memulihkan kondisi Sukabumi seperti sedia kala,” janji H. Andreas.

Bencana ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Pemerintah dan masyarakat harus bersinergi untuk membangun sistem peringatan dini yang efektif dan meningkatkan kesadaran akan potensi bencana di wilayah masing-masing.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 88 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Wujud Kepedulian Sosial, PT Sariak Minera Utami Salurkan Bantuan Langsung untuk Korban Kebakaran di Sukabumi

19 September 2026 - 12:54 WIB

Perwakilan PT Sariak Minera Utami menyerahkan secara langsung bantuan sosial kepada warga terdampak di lokasi reruntuhan rumah yang habis terbakar di Kampung Cijambe, Desa Nangerang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk aksi cepat dan kepedulian perusahaan dalam membantu pemulihan kondisi ekonomi serta kebutuhan dasar korban pascabencana.

Polsek Kalapanunggal Ungkap Kasus Pencurian Ternak, Dua Tersangka Ditangkap

18 September 2026 - 16:23 WIB

Dua terduga maling domba di Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi yang tengah di periksa pihak Polres Sukabumi.

Dapil 6 Deklarasikan Dukungan Bulat untuk Budi Azhar Mutawali Pimpin DPD Golkar Kabupaten Sukabumi

18 September 2026 - 16:13 WIB

Jajaran pengurus Partai Golkar tingkat kecamatan dan desa se-Dapil 6 menghadiri konsolidasi politik di Vila Alief Pantai Cibuaya, Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (12/9/2026).

Perselisihan di Cibadak Berujung Pembacokan, Pelajar 17 Tahun Menderita 45 Jahitan

18 September 2026 - 16:01 WIB

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana menunjukkan barang bukti celurit yang dipakai pelaku penganiayaan di Desa Pamuruyan, Cibadak. (Foto: Dok. Polres Sukabumi)

Polres Sukabumi Tetapkan Oknum ASN Dishub Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Tiga Pelajar ini

18 September 2026 - 06:50 WIB

DPRD dan Pemkab Sukabumi Resmi Sepakati Raperda APBD Perubahan 2026

17 September 2026 - 15:18 WIB

Bupati Sukabumi Asep Japar (tengah) bersama Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali dan jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi, menunjukkan dokumen Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 yang telah disepakati bersama menjadi Perda definitif. Kesepakatan strategis ini ditetapkan dalam Rapat Paripurna ke-21 di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, pada Rabu (16/9/2026).
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca