Menu

Mode Gelap

Laporan: Deni Nurman · 7 Agu 2024 15:35 WIB

Tawuran Pelajar di Sukabumi Menjadi Viral dan Mengakibatkan Satu Orang Terluka


					Tawuran Pelajar di Sukabumi Menjadi Viral dan Mengakibatkan Satu Orang Terluka Perbesar

JENTERANEWS.com – Konflik antar pelajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri kembali terjadi di Kota Sukabumi. Sebuah video yang menunjukkan pelajar menyerang kelompok pelajar lainnya menjadi viral di media sosial dan aplikasi pesan.

Dalam video yang beredar, para pelajar yang terlibat dalam tawuran tersebut terlihat menggunakan sabuk dan helm sebagai alat untuk bertarung. Mereka masih mengenakan seragam putih abu-abu dan mengendarai sepeda motor.

Terlihat saat kelompok lain mengejar, sementara yang lainnya berlarian melarikan diri. Seorang pelajar yang dibonceng menjadi target serangan. Dalam video berdurasi 36 detik tersebut, tampak pelajar itu dipukul secara berulang dengan helm dan tangan kosong.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, mengungkapkan bahwa insiden tawuran antar pelajar terjadi di Jalan Kopeng, Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh pada hari Senin (5/8/2024) yang lalu.Dalam peristiwa tersebut, seorang pemuda berinisial RPJ (18) mengalami luka.

“Dalam peristiwa ini, terdapat seorang warga sekitar yang menjadi korban saat mencoba melerai aksi tersebut. Korban mengalami luka sobek di ibu jari tangan, yang diduga disebabkan oleh kepala ikat pinggang milik salah satu pelajar,” kata Rita, Rabu (7/8/2024).

Hendri Yusuf (29), seorang saksi mata di tempat kejadian, menyatakan bahwa aksi tawuran tersebut menyebabkan keresahan di kalangan warga. Mereka bahkan berusaha untuk membubarkan para pelajar yang terlibat tawuran dengan menggunakan kayu.

“Saya juga tidak begitu paham mengenai masalah ini, tetapi situasinya langsung memanas dengan saling serang. Warga berusaha membubarkan kerumunan dengan membawa kayu agar para pelajar yang terlibat tawuran itu pergi. Kami merasa khawatir dan tidak ingin wilayah ini menjadi tidak aman,” kata Hendri.

Rita menyampaikan bahwa saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki alasan di balik tindakan nekat para pelajar yang terlibat tawuran. Mereka juga telah berkoordinasi dengan kedua SMA negeri tersebut untuk membawa para pelajar yang terlibat tawuran ke Polsek Gunungpuyuh guna dimintai keterangan dan mendapatkan pembinaan.

“Kami masih menyelidiki motif di balik kejadian ini, dan pihak unit Reskrim Polsek Gunungpuyuh telah mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi yang menyaksikan atau mengetahui peristiwa tersebut. Kejadian itu berlangsung singkat karena segera dibubarkan oleh warga setempat,” kata Rita.

“Terkait peristiwa ini, kami dari kepolisian telah berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk menghadirkan siswa yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut. Mereka akan dimintai keterangan dan mengikuti pembinaan di Polsek,” tutupnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 123 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Akses Tertutup Longsor 15 Meter, Wisata Curug Cibereum Sukabumi Ditutup Sementara

16 Februari 2026 - 21:15 WIB

Kondisi akses jalan menuju objek wisata Curug Cibereum di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Sukabumi, yang tertutup material tanah longsor, Senin (16/2/2026). Pihak pengelola menutup sementara area wisata demi keselamatan pengunjung menyusul intensitas hujan tinggi yang memicu longsoran setinggi 15 meter tersebut.

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Sukabumi Terjunkan Tim Bersihkan Sumbatan di Sungai Ciseupan

16 Februari 2026 - 11:57 WIB

Personel BPBD Kota Sukabumi saat melakukan pembersihan sampah dan material yang menyumbat pintu air Sungai Ciseupan di Jalan Palasari, Kelurahan Karangtengah, Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi luapan air ke jalan dan permukiman warga.

TERIMA ASET RAMPASAN KORUPSI, PEMKOT SUKABUMI KELOLA TANAH SENILAI RP9 MILIAR UNTUK PUBLIK

13 Februari 2026 - 06:47 WIB

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (tengah), bersama Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dan para kepala daerah lainnya berfoto bersama perwakilan KPK RI usai seremonial serah terima hibah barang rampasan negara di Aula Oman Sahroni, Subang, Rabu (11/2/2026).

Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Tancap Gas: Desak Sinergitas Eksekutif dan BPN Tuntaskan Konflik Agraria

5 Januari 2026 - 15:34 WIB

Suasana Rapat Kerja Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Sekretaris Daerah dan jajaran Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang berlangsung di Kantor BPN Kabupaten Sukabumi, Senin (5/1/2026).

Sukabumi Gemuruh dalam Silaturahmi Akbar 2025: Semangat Persatuan dan Kontribusi Agama dalam Pembangunan

11 Januari 2025 - 20:48 WIB

Ribuan peserta menghadiri Silaturahmi Akbar 2025 di Taman Wisata Selabintana, Sukabumi, Sabtu (11/01/2025). Acara yang merupakan bagian dari peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-79 ini mengusung tema "Umat Rukun Menuju Indonesia Emas

Land Cruiser Berstiker Sekretariat Wapres Terlibat Kecelakaan Maut di Sukabumi

11 Januari 2025 - 11:40 WIB

Penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian terkait kecelakaan yang melibatkan mobil berstiker Sekretariat Wakil Presiden di Sukabumi.
Trending di Laporan: Deni Nurman