Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 23 Okt 2022 18:13 WIB

Tim Penyelamat Gabungan Kesulitan Evakuasi Ayah dan Anak Korban Brncana Longsor


					Petugas saat evakuasi korban bencana longsor di Kadudampit Sukabumi Perbesar

Petugas saat evakuasi korban bencana longsor di Kadudampit Sukabumi

JENTERANEWS.com – Upaya evakuasi korban longsor, Muhamad Rafka Fauzi (19), warga Kampung Cibunar II Lepa, RT 19/RW 05, Desa/Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (23/10/2022), berlangsung dramatis.

Tim penyelamat gabungan membutuhkan waktu sekitar tujuh jam untuk mengevakuasi korban yang tertimpa material tembok fondasi dengan tinggi kurang lebih 7 meter, lebar lebar 4 meter, dan panjang 7 meter.

“Kesulitannya kondisi korban akibat terimpit oleh tembok penahan tanah (TPT) dan bebatuan sehingga tim menghacurkan bebatuan dan tembok dari beton,” kata Medi Abdul Hakim, Sub Koordinator Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.

Korban akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 07.00 Wib. Namun, Kapolsek Kadudampit Ipda Awan Kurniawan menjelaskan, korban kondisinya sudah meninggal.

Korban pun langsung dievakusi ke RSUD Sekarwangi untuk pengecekan medis.

“Korban ditemukan kondisinya sudah meninggal dunia dan langsung dievakusi ke rumah sakit. Saat ini korban sudah disalatkan dan langsung akan dikuburkan,” ujar Awan.

Bencana longsor itu terjadi pada pada pukul 00.30 WIB. Longsor terjadi usai daerah itu diguyur hujan deras.

“Longsornya menimpa rumah rumah warga yang sedang tidur sehingga dua orang penghuni rumah jadi korban tertimbun longsor,” ujarnya.

Saat longsor, ada suara yang meminta tolong kepada warga karena sebelumnya warga mendengar adanya suara gemuruh.

“Setelah dipastikan ternyata Yayan (48) dan Muhamad Rafka Fauzi (19) tertimbun longsor. Mereka bapak dan anak,” ucapnya.

Sementara sang ayah berhasil dievakuasi pada pukul 01.00 WIB. Kondisinya selamat,namun mengalami luka patah pulang.

Proses evakuasi kedua korban melibatkan personel BPBD Kabupaten Sukabumi, Polsek Kadudampit, Koramil Cisaat, PMI Kabupaten Sukabumi, Sehati Gerak Bersama, Pemerintah Desa Kadudampit, dan masyarakat setempat..(*)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa