JENTERANEWS.com – Tim rescue Kantor SAR Jakarta, yang beroperasi melalui Pos SAR Sukabumi, bersama dengan unsur SAR gabungan, kembali melanjutkan operasi pencarian intensif pada Senin (13/10). Upaya ini difokuskan untuk menemukan Karom (45), seorang warga yang dilaporkan hilang dan diduga terseret arus ombak saat sedang menjala ikan di pesisir Pantai Tegalbuleud, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (12/10) pagi.
Operasi pencarian pada hari kedua ini dimulai sejak pukul 07.00 WIB, dengan menerapkan beberapa metode terpadu untuk memaksimalkan cakupan wilayah. Metode pencarian meliputi penyisiran di perairan Tegalbuleud menggunakan perahu. Area penyisiran diperluas hingga radius 2 Nautical Miles (NM) ke arah barat dari lokasi kejadian.
Selain itu, pencarian juga dilakukan melalui jalur darat dan udara. Tim darat melakukan pengamatan visual secara intensif di sepanjang bibir pantai hingga radius 2 kilometer dari titik hilangnya korban. Sementara itu, untuk pengamatan dari udara, tim memanfaatkan drone, yang menyisir area hingga radius 500 meter ke arah timur dari lokasi kejadian.
“Upaya pencarian pada pagi ini kembali kita lakukan dengan memaksimalkan penyisiran di perairan hingga pengamatan secara visual melalui jalur darat dan udara,” tegas Suryo Adianto, Koordinator Pos SAR Sukabumi.
Suryo Adianto juga menegaskan bahwa operasi ini melibatkan puluhan personel SAR gabungan dari berbagai instansi dan elemen masyarakat. Unsur-unsur yang terlibat antara lain Pos SAR Sukabumi, Polsek Tegalbuleud, Satpol PP Kecamatan Tegalbuleud, P2BK Kecamatan Tegalbuleud dan Cidolog, HNSI Tegalbuleud, Linmas Desa Tegalbuleud, serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat.
Sebelumnya, Karom dilaporkan hilang dan diduga kuat terseret ombak saat menjalankan aktivitas rutinnya menjala ikan di kawasan pesisir tersebut. Intensitas pencarian yang melibatkan berbagai metode dan puluhan personel gabungan ini menunjukkan komitmen tinggi tim SAR untuk segera menemukan korban. Operasi akan terus dilanjutkan dengan harapan cuaca mendukung dan korban dapat ditemukan dalam waktu dekat. (*)
Reporter: Aris Jampang
Redaktur: Hamjah















