Menu

Mode Gelap

News · 25 Okt 2024 15:24 WIB

Transformasi Ekonomi di Sukabumi: Kisah Gunawan dan Joget Sadbor


					Transformasi Ekonomi di Sukabumi: Kisah Gunawan dan Joget Sadbor Perbesar

JENTERANEWS.com – Di sebuah desa di Sukabumi, masyarakat mengalami perubahan ekonomi yang signifikan. Sebelumnya, sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani, namun kini banyak yang beralih menjadi konten kreator. Perubahan ini dipicu oleh kemajuan teknologi dan peningkatan akses internet, yang membuka peluang baru di dunia digital.

Salah satu sosok yang paling dikenal adalah Gunawan, yang menggunakan nama akun YouTube dan TikTok @sadbor86. Ia awalnya adalah seorang tukang jahit keliling, tetapi saat melakukan siaran langsung (live streaming), ia secara tak terduga menarik perhatian dengan tariannya yang unik. Tarian yang dikenal sebagai “joget patuk ayam” ini semakin populer dan dikenal sebagai “joget sadbor” di kalangan warganet.

Popularitas Gunawan meningkat pesat dengan setiap penonton yang memberikan saweran, Gunawan mengajak warga Desa Bojongkembar untuk ikut mendapatkan uang dari saweran tersebut.

Ia dan timnya menari dengan gerakan khas sambil menyebutkan nama penyawer dalam nyanyian, menjadikan acara live-nya tidak hanya menghibur tetapi juga interaktif, yang semakin menarik perhatian penonton.

Dengan sistem pembayaran saweran yang memudahkan penonton untuk memberikan dukungan, Gunawan berhasil memanfaatkan peluang ini sebagai sumber penghasilan bagi dirinya dan orang-orang yang terlibat.

Ia bahkan mampu mempekerjakan tim yang membantunya dalam melakukan live streaming dan menerima gift dari penonton, membuka banyak kesempatan kerja baru.

Dari penghasilan timnya, Gunawan mengambil 20 persen, menciptakan sistem kerja yang saling menguntungkan.

Perjalanannya dari seorang tukang jahit yang melayani masyarakat menjadi seorang streamer terkenal mencerminkan transformasi yang luar biasa. Ini menunjukkan bagaimana kreativitas dan teknologi dapat mengubah pola hidup dan pekerjaan masyarakat, terutama di daerah terpencil.(*)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Cek Fakta: BMKG Bantah Isu Musim Kemarau 2026 sebagai yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

15 April 2026 - 19:53 WIB

Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026: Kawal Aksi Unjuk Rasa di Yahukimo Tetap Kondusif

22 Januari 2026 - 18:11 WIB

Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H. (depan, topi bertuliskan ZET S), bersama personel gabungan Operasi Damai Cartenz dan Brimob BKO Polda Papua saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia di halaman Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, Dekai, Rabu (21/1/2026).
Trending di News