Menu

Mode Gelap

News · 14 Nov 2022 11:00 WIB

Warga Was-was Pondasi Menara BTS di Tanjungsari-Curugkembar Dianggap Kurang Dalam


					Proses pembangunan menara BTS di desa Tanjungsari kecamatan Curugkembar Kabupaten Sukabumi Perbesar

Proses pembangunan menara BTS di desa Tanjungsari kecamatan Curugkembar Kabupaten Sukabumi

JENTERANEWS.com – Pembangunan menara atau  tower BTS, di Desa Tanjungsari, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, diapresiasi warga setempat karena memudahkan masyarakat  di daerah itu terbantu dalam berkomunikasi.

Namun, pembangunan toleransi itu bukanya membawa “berkah” tapi di dikhawatirkan ke depan membawa “malapetaka”. Sebab pembangunan tower dengan rencana setinggi 65 meter, berdekatan dengan rumah warga. Celakanya lagi, pondasi galian tower  itu kedalamnya hanya 1,3 meter.

Salah satu warga, Usep Somantri, mengatakan, dengan adannya pemasangan menara telekomunikasi seluler di desa Tanjungsari,  membantu seluruh masyarakat, disektor telekomunikasi.

“Namun sangat disayangkan pemasangan menara telekomunikasi tersebut mendapat pro dan kontra di masyarakat. Ini disebabkan karena pemasangan tower tersebut berdekatan langsung dengan pemukiman warga,”kata Usep Somantri , Senin (13/14/2022).

Tak hanya itu, galian pondasi  tower hanya  kedalaman sebatas 1,3 meter.  Sedangkan rencana ketinggian towernya 65 meter.”Ini yang membuat  kecemasan ditengah masyarakat . Apalagi,  struktur tanah di daerah tersebut tergolong labil, menurut hemat kami tidak kuat pada saat menara akan dibangun dengan memiliki beban yang sangat tinggi,”jelasnya.

Bukan saja itu, lanjut dia, menara telekomunikasi yang sementara dibangun berdekatan beberapa meter dengan pemukiman penduduk dan Masjid. “Jadi dikatakan menara telekomunikasi tersebut  dibangun di dekat rumah warga, dan sarana umun seperti Masjid dan Jalan . Hal ini sangat dikuatirkan baik oleh warga sekitar maupun penguna jalan, dengan hal-hal yang tidak diinginkan karena pondasi yang kurang dalam. Belum lagi tingkat radiasi kepada masyarakat, ke depan,”ingatnya.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada Diskominfo Kabupaten Sukabumi untuk turut berpatisipasi dalam peninjauan ulang lokasi tersebut. “Bukan kami menolak, tetapi kami minta lokasinya harus disurvei kembali mengingat di bangun di lokasi yang tergolong tanah labil, dan pondasi tower yang kurang dalam dan ,” pungkasnya..(*)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News