Menu

Mode Gelap

News · 27 Agu 2024 08:28 WIB

Wanita Di Pabuaran Tewas Akibat Amukan ODGJ


					Amukan ODGJ mengakibatkan tewasnya ibu rumah tangga di Kampung Gunung Hiur, Desa Bantarsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat Perbesar

Amukan ODGJ mengakibatkan tewasnya ibu rumah tangga di Kampung Gunung Hiur, Desa Bantarsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

JENTERANEWS.com – Seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) melakukan tindakan kekerasan dengan menyerang Nuraeni (28), seorang ibu rumah tangga, menggunakan alat pertanian. Insiden tersebut terjadi di Kampung Gunung Hiur, Desa Bantarsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, saat korban pulang dari berkebun pada Sabtu (24/8/2024) siang.

Kepala Desa Bantarsari, Dudung Rusyana, menjelaskan bahwa sebelum menyerang korban, pelaku merusak rumah warga setempat. Setelah itu, ia bertemu dengan Nuraeni yang baru pulang dari kebun dan langsung menyerangnya. “Korban membawa alat tani untuk menggaruk tanah, namun alat itu direbut oleh pelaku,” ungkap Dudung.

Dudung menambahkan bahwa pelaku mengalami kambuhnya gangguan kejiwaan saat kejadian. “Dia sering mengalami kambuh,” tambahnya.

Mengenai riwayat gangguan jiwa pelaku, Dudung tidak mengetahui sejak kapan pelaku menderita ODGJ, karena pelaku merupakan warga dari Desa Tegallega, Kecamatan Lengkong, yang baru pindah ke Desa Bantarsari. “Sebenarnya pelaku bukan warga kami, dia baru pindah dan surat pindahnya belum resmi,” jelasnya.

Sebelum insiden ini, pelaku juga dilaporkan pernah membakar rumah pada tahun 2018 atau 2019.

Setelah kejadian, pelaku berhasil ditangkap oleh warga dan diserahkan ke Polsek Lengkong. Kasus ini kemudian ditangani oleh Polres Sukabumi. Sementara itu, jenazah korban dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi pada Sabtu sore untuk pemeriksaan luar dan autopsi.

Dokter forensik RSUD R Syamsudin SH, Nurul Aida Fathya, menyatakan bahwa pemeriksaan luar terhadap jenazah korban menemukan beberapa luka terbuka, memar, dan lecet di wajah serta kepala.

Autopsi dilakukan pada Minggu (25/8/2024) mulai pukul 08.00 WIB dan selesai sekitar pukul 11.00 WIB. “Dari pemeriksaan dalam, ditemukan beberapa patah tulang, terutama di wajah dan lengan bawah, serta perdarahan di daerah otak akibat trauma di kepala,” jelasnya.

Nurul menegaskan bahwa luka terbuka yang ditemukan menunjukkan pola kekerasan tumpul, bukan kekerasan tajam. “Kematian korban disebabkan oleh kekerasan tumpul di wajah dan kepala,” tutupnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News