JENTERANEWS.com – Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di kawasan Terminal Pasar Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu malam (24/11). Peristiwa nahas ini mengakibatkan tujuh orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Syamsudin SH, Kota Sukabumi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat sebuah mobil Honda Jazz berwarna merah melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Sukaraja menuju Cimuncang. Mobil tersebut kemudian menabrak sejumlah kendaraan yang sedang melintas, termasuk Toyota Vios, Suzuki Karimun, Avanza, dan sebuah sepeda motor Honda Scoopy.
“Diduga penyebab kecelakaan adalah karena pengemudi Honda Jazz melaju dengan kecepatan tinggi,” ujar Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Sukabumi Kota, Ipda Andhika Pratistha.
Akibat kecelakaan tersebut, selain menimbulkan korban luka-luka, dua lapak penjual kue pukis dan bensin eceran turut menjadi korban tabrakan.
Hingga saat ini, identitas pengemudi Honda Jazz yang menjadi pemicu kecelakaan masih belum diketahui. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga melarikan diri usai kejadian.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pengemudi Honda Jazz,” tambah Andhika.
Salah satu korban selamat, Suhendar (48), menceritakan detik-detik mencekam saat kecelakaan terjadi. Menurutnya, mobil Honda Jazz melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi hingga sulit dikendalikan.
“Mobil merah itu nabrak Vios sampai hancur, terus oleng nabrak pedagang pukis. Saya yang ada di belakang juga ikut tertabrak,” ujar Suhendar.
Warga sekitar lokasi kejadian mengecam tindakan pengemudi Honda Jazz yang dinilai sangat ceroboh. Mereka meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman yang setimpal.
“Pelaku harus ditangkap dan dihukum seberat-beratnya agar menjadi pelajaran bagi pengendara lain,” tegas salah seorang warga.
Polisi mengimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas. Jangan mengemudi dalam keadaan mengantuk atau di bawah pengaruh alkohol. Selain itu, pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum digunakan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara. Utamakan keselamatan diri dan orang lain,” pungkas Andhika.(*)















