Menu

Mode Gelap

News · 10 Des 2024 17:52 WIB

Status Darurat Sukabumi Diperpanjang, Bencana, Ancaman Belum Berakhir


					Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, mengungkapkan bahwa perpanjangan status darurat fan beberapa faktor yang menjadi dasarnya. Perbesar

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, mengungkapkan bahwa perpanjangan status darurat fan beberapa faktor yang menjadi dasarnya.

JENTERANEWS.com Bencana alam yang melanda Kabupaten Sukabumi terus mengkhawatirkan. Pemerintah Kabupaten Sukabumi memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat bencana hingga 17 Desember 2024 mendatang. Keputusan ini diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap kondisi terkini di lapangan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, mengungkapkan bahwa perpanjangan status darurat ini didasarkan pada beberapa faktor. Salah satunya adalah cuaca ekstrem yang masih terus berlangsung dengan intensitas curah hujan tinggi yang diperkirakan akan berlanjut hingga pertengahan Desember.

“Cuaca yang tidak menentu menjadi kendala utama dalam penanganan bencana. Selain itu, masih ada dua korban hilang yang belum ditemukan. Ini menjadi perhatian serius bagi kami,” ujar Ade saat memimpin rapat koordinasi di Pendopo, Selasa (10/12).

Jumlah pengungsi yang masih cukup banyak juga menjadi pertimbangan lain. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan bantuan dan memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi.

“Kami akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan memastikan semua pihak terkait bekerja sama untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan,” tegasnya.

Sebanyak 39 kecamatan di Kabupaten Sukabumi tercatat mengalami dampak dari bencana alam ini. Para camat telah diminta untuk terus memantau kondisi wilayah masing-masing dan melaporkan secara berkala kebutuhan warga.

“Kami berharap dengan perpanjangan status darurat ini, penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif dan masyarakat yang terdampak bisa segera pulih,” tutup Ade.(*)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News