Menu

Mode Gelap

News · 27 Des 2024 14:08 WIB

Kebakaran Landa Rumah Warga di Sukabumi, Kerugian Ditaksir Capai Rp 150 Juta


					Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang melalap rumah warga di Sukabumi, Jumat (27/12/2024). Api berhasil dipadamkan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan. Perbesar

Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang melalap rumah warga di Sukabumi, Jumat (27/12/2024). Api berhasil dipadamkan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan.

JENTERANEWS.com – Sebuah rumah milik Ayi Maryati (45 tahun) di Kampung Salabintana Kulon RT 06/02 Desa Sudajayagirang, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, dilalap api pada Jumat (27/12/2024) sekitar pukul 07.30 WIB. Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik.

Menurut Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukabumi, Topik Ade Rahman, api diduga kuat berasal dari korsleting instalasi listrik yang menghubungkan colokan televisi atau mesin cuci di ruang tamu rumah Ayi.

Saat kejadian, Ayi sedang memasak di dapur dan tidak menyadari adanya asap yang mulai memenuhi ruang tengah atau ruang tamu. Anaknya masih tertidur di kamar. Ayi, yang telah lama ditinggal suaminya, terkejut saat melihat asap tebal disertai api yang muncul dari ruang tamu.

Dengan sigap, Ayi segera membawa anaknya keluar rumah dan meminta pertolongan warga. Warga pun berdatangan untuk membantu memadamkan api.

“Setelah mengetahui kejadian ini, kami bersama petugas gabungan dari Polsek Sukabumi dan PLN segera menuju lokasi untuk berupaya memadamkan api,” ujar Topik kepada wartawan.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati api masih berkobar di bagian atap rumah yang terbuat dari bahan mudah terbakar, sehingga upaya pemadaman awal cukup sulit. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 08.00 WIB setelah mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

“Alhamdulillah, api berhasil kami padamkan. Jika tidak segera dipadamkan, api berpotensi meluas ke permukiman, terutama ke kontrakan yang berada persis di samping rumah yang terbakar,” ungkap Topik.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil yang dialami Ayi diperkirakan mencapai angka yang cukup besar.

“Kami bersama petugas Polsek Sukabumi dan PLN telah melakukan penghitungan dan sepakat bahwa jumlah kerugian mencapai sekitar Rp 150 juta. Akibat rumahnya yang rusak parah, Ibu Ayi dan anaknya untuk sementara waktu tinggal di kontrakan yang berada di samping rumahnya,” kata Topik.(*)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News