Menu

Mode Gelap

News · 13 Jan 2025 08:17 WIB

Kadis Perkim Sukabumi Pastikan Pembangunan Ratusan Rumah Tahan Gempa


					Desain rumah tahan gempa yang akan dibangun pemerintah bagi korban bencana di Kabupaten Sukabumi. Pembangunan rumah tipe 36 ini menggunakan konstruksi besi kanal, baja ringan, dan hebel, dengan anggaran 60 juta rupiah per unit. Perbesar

Desain rumah tahan gempa yang akan dibangun pemerintah bagi korban bencana di Kabupaten Sukabumi. Pembangunan rumah tipe 36 ini menggunakan konstruksi besi kanal, baja ringan, dan hebel, dengan anggaran 60 juta rupiah per unit."

JENTERANEWS.com – Pemerintah, melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi dengan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), akan membangun ratusan rumah tahan gempa bagi warga yang terdampak bencana pada 4 Desember 2024.

Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi, Lukman Sudrajat, mengungkapkan bahwa tahap pertama pembangunan akan mencakup 321 unit rumah yang tersebar di 32 kecamatan dari total 39 kecamatan yang terdampak bencana alam. Data ini masih bersifat sementara per 7 Desember dan berpotensi bertambah seiring dengan laporan yang masuk dari tim terpadu dan operator di lapangan.

Rumah-rumah yang akan dibangun didesain tahan gempa dengan konstruksi sederhana. Bagian bawah rumah menggunakan besi kanal berbentuk C, atap baja ringan, dan dinding hebel. Proses pembangunan diperkirakan memakan waktu dua minggu untuk setiap unit dengan tipe 36. Anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan rumah rusak berat adalah sekitar 60 juta rupiah per unit, yang merupakan bantuan langsung dari pemerintah pusat.

Lukman menambahkan bahwa warga diperbolehkan untuk mengembangkan rumah mereka lebih lanjut, misalnya membangun tingkat, jika ada bantuan dari pihak keluarga atau lainnya. Namun, prototipe yang dibangun pemerintah untuk rumah rusak berat adalah tipe 36, dengan penekanan pada ketahanan gempa mengingat Sukabumi merupakan daerah rawan gempa.

Selain rumah rusak berat, pemerintah juga memberikan stimulan untuk rumah rusak ringan dan sedang. Stimulan yang diberikan sebesar 15 juta rupiah untuk rumah rusak ringan dan 30 juta rupiah untuk rumah rusak sedang.

Sebelumnya, Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, telah meninjau pembangunan rumah contoh di Desa Wanajaya dan Desa Karangpapak, Kabupaten Sukabumi. Proyek ini menggunakan anggaran 60 juta rupiah per unit dan akan menjadi acuan bagi 19 kabupaten/kota lainnya. Rumah-rumah ini dinamakan RIKSA (Rumah Instan Kuat, Sehat, dan Aman), dengan tujuan agar masyarakat yang berhak segera mendapatkan tempat tinggal pengganti yang layak.(*)

Laporan: Rudi
Artikel ini telah dibaca 168 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News