Menu

Mode Gelap

News · 15 Jan 2025 07:27 WIB

Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kota Sukabumi Meningkat, Didominasi Kekerasan Seksual pada Anak


					UPTD PPA Kota Sukabumi mencatat 127 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang 2024. Perbesar

UPTD PPA Kota Sukabumi mencatat 127 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang 2024.

Kontributor: Irwan

JENTERANEWS.com – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi permasalahan serius di Kota Sukabumi, Jawa Barat. Data dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Sukabumi mencatat sebanyak 127 kasus terjadi sepanjang tahun 2024, dengan jumlah korban mencapai 138 orang.

Kepala UPTD PPA Kota Sukabumi, Hendra Susanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan pendampingan dan pelayanan terhadap 127 kasus kekerasan, baik fisik maupun psikis. Rinciannya, terdapat 55 kasus kekerasan yang dialami perempuan dewasa dan 72 kasus menimpa anak-anak. Dari total korban, 55 di antaranya adalah perempuan dewasa, sementara sisanya merupakan anak-anak, terdiri dari 41 anak laki-laki dan 42 anak perempuan.

“Kami melakukan pendampingan dan pelayanan terhadap 127 kasus kekerasan fisik maupun psikis. Dari jumlah itu, sebanyak 55 kasus kekerasan perempuan dewasa dan 72 kasus kekerasan anak,” ujar Hendra pada Selasa (14/1).

Lebih lanjut, Hendra mengungkapkan bahwa jenis kekerasan yang dialami berbeda antara perempuan dewasa dan anak-anak. Pada perempuan dewasa, kekerasan psikis mendominasi, disusul satu kasus kekerasan fisik dan 11 kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Sementara itu, pada anak-anak, kekerasan seksual menjadi kasus yang paling banyak terjadi, diikuti kekerasan fisik, psikis, dan penelantaran.

“Kekerasan yang dialami perempuan dewasa paling banyak berkaitan psikis. Sisanya kekerasan fisik satu kasus dan KDRT ada 11 kasus. Sementara pada anak kebanyakan kasus kekerasan seksual. Sisanya fisik, psikis dan penelantaran,” terang Hendra.

Hendra juga menyoroti adanya peningkatan jumlah pelaporan kasus kekerasan selama tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya. Ia mengaitkan peningkatan ini dengan upaya sosialisasi yang gencar dilakukan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kota Sukabumi.

“Setiap kali sosialisasi, sekaligus kami membuka layanan penyuluhan dan layanan konseling. Sementara untuk penanganan, lebih banyak berfokus pada pendampingan seperti psikologi, hukum dan sosial. Kami punya tenaga ahli psikolog dan hukum,” pungkas Hendra.

Peningkatan jumlah pelaporan ini dapat diinterpretasikan sebagai indikasi semakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan kasus kekerasan yang terjadi. Meskipun demikian, angka kasus yang masih tinggi ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak perlu terus ditingkatkan dan diperkuat.(*)

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News