Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 10 Apr 2025 06:10 WIB

Gubernur Jawa Barat Geram, Perintahkan Tutup Tambang Biang Kerusakan Puluhan Hektare Sawah di Sukabumi


					Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menunjukkan ketegasannya dengan memerintahkan penutupan tambang yang diduga merusak puluhan hektare sawah warga Desa Cihaur, Sukabumi. Perbesar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menunjukkan ketegasannya dengan memerintahkan penutupan tambang yang diduga merusak puluhan hektare sawah warga Desa Cihaur, Sukabumi.

JENTERANEWS.com – Keresahan mendalam warga Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, akibat kerusakan lahan pertanian mereka akhirnya mendapat perhatian serius dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Merespons laporan warga, Kang Dedi Mulyadi (KDM) langsung menunjukkan ketegasannya dengan memerintahkan penutupan aktivitas pertambangan yang diduga kuat menjadi penyebab utama kerusakan tersebut.

Pernyataan keras ini disampaikan KDM pada Rabu (9/4/2025), menyusul laporan yang menyebutkan bahwa sekitar 50 hektare lahan sawah produktif milik warga tertimbun lumpur. Lumpur tersebut diduga berasal dari aktivitas tambang emas di hulu sungai yang kemudian terbawa aliran air dan menggenangi area persawahan.

Kondisi memprihatinkan ini bahkan terlihat jelas dari udara. Hamparan sawah yang dulunya menghijau kini berubah menjadi pemandangan cokelat berlumpur, dengan air keruh menggenangi sebagian besar area yang seharusnya menjadi tempat menanam padi.

Kondisi memprihatinkan terlihat pada sawah di Desa Cihaur, Sukabumi, yang berubah menjadi kolam lumpur akibat aktivitas tambang emas. Bupati Sukabumi berjanji akan mengambil tindakan tegas.

Kondisi memprihatinkan terlihat pada sawah di Desa Cihaur, Sukabumi, yang berubah menjadi kolam lumpur akibat aktivitas tambang emas. 

Dampak ekonomi dari kerusakan ini sangat dirasakan oleh warga Cihaur. Bagi mayoritas penduduk yang menggantungkan hidupnya pada hasil pertanian, musnahnya puluhan hektare sawah bukan hanya sekadar bencana lingkungan, tetapi juga ancaman nyata terhadap mata pencaharian dan keberlangsungan hidup mereka.

Menyikapi kondisi tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi dengan tegas menyatakan bahwa pemerintah daerah harus segera mengambil tindakan. “Barusan sudah ada posting di Sukabumi, tapi saya sudah minta Kasatpol PP dan Bupati, yang tambang kemudian mengurug sawah warga, kasian!,” ujar KDM dengan nada geram.

Lebih lanjut, KDM menduga bahwa aktivitas pertambangan tersebut dilakukan oleh pihak luar daerah. “Yang tambangnya pasti orang luar, bukan orang sukabumi. Nanti di koordinasikan ya, tutup aja udah!,” tandasnya, menginstruksikan agar pihak terkait segera berkoordinasi untuk menghentikan operasional tambang yang merugikan masyarakat tersebut. Langkah tegas dari Gubernur Jawa Barat ini diharapkan dapat segera mengakhiri penderitaan warga Desa Cihaur dan mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah.(*)

Artikel ini telah dibaca 240 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Anggota DPRD Sukabumi H. Loka Tresnajaya Apresiasi Purna Tugas Camat Cicurug dalam Momentum Halal Bihalal

30 April 2026 - 18:36 WIB

Suasana hangat saat penyampaian sambutan dalam acara Halal Bihalal sekaligus Pengantar Purna Tugas Camat Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP., A.Kp., di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemberian penghormatan atas dedikasi pengabdian beliau di wilayah tersebut.

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027

22 April 2026 - 18:30 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana