Menu

Mode Gelap

News · 30 Apr 2025 17:14 WIB

Waspada! Modus Penipuan Berkedok PIP Sasar Warga Sagaranten Sukabumi, Pelaku Kabur Usai Tepergok


					Kartu Indonesia Pintar (PIP). Program ini menjadi kedok bagi pelaku penipuan di Sagaranten, Sukabumi, yang menjanjikan bantuan namun justru meminta pungutan liar untuk administrasi. Perbesar

Kartu Indonesia Pintar (PIP). Program ini menjadi kedok bagi pelaku penipuan di Sagaranten, Sukabumi, yang menjanjikan bantuan namun justru meminta pungutan liar untuk administrasi.

JENTERANEWS.com – Upaya penipuan berkedok Program Indonesia Pintar (PIP) nyaris menimpa seorang ibu rumah tangga di Kampung Cigaluga, Desa Gunungbentang, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Pelaku yang mengaku petugas pemerintah dan mengenakan pakaian batik ini gagal melancarkan aksinya setelah calon korbannya, Ibu Eti, mendapatkan peringatan dari tetangga, Rabu (30/4/2025).

Peristiwa ini bermula ketika seorang pria tak dikenal mendatangi kediaman Ibu Eti di Kampung Cigaluga RT 4 RW 1. Pria tersebut mengenakan pakaian batik rapi, menciptakan kesan sebagai petugas resmi dari instansi pemerintah. Kepada Ibu Eti, pelaku menyampaikan kabar gembira bahwa anaknya terdaftar sebagai penerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP) dengan nilai bantuan sekitar Rp 2 juta yang bisa segera dicairkan.

Namun, iming-iming bantuan tersebut disertai dengan syarat yang mencurigakan. Ibu Eti dimintai sejumlah uang di muka sebesar Rp 450 ribu dengan dalih untuk biaya administrasi pencairan dana PIP tersebut.

“Dia bilang anak saya dapat PIP sekitar dua juta yang bisa dicairkan. Tapi saya diminta uang dulu empat ratus lima puluh ribu katanya untuk administrasi,” ujar Ibu Eti menceritakan pengalamannya yang nyaris menjadi korban penipuan.

Terbuai dengan janji mendapatkan bantuan tunai, Ibu Eti sempat percaya dan bergegas mencari uang tunai sebesar Rp 450 ribu tersebut. Ia bahkan berupaya meminjam uang kepada tetangganya demi bisa memenuhi permintaan pelaku agar dana PIP anaknya segera cair.

Beruntung, niat Ibu Eti meminjam uang ke tetangga disambut dengan kehati-hatian. Erik, salah seorang tetangganya, justru menasihati Ibu Eti agar berhati-hati karena modus seperti itu patut diduga sebagai penipuan.

Mendapati Ibu Eti mulai mendapatkan pemahaman dan peringatan dari tetangganya, pelaku yang diduga penipu tersebut terlihat panik. Ia segera bergegas pergi meninggalkan lokasi tanpa berhasil mendapatkan uang yang diminta.

Erik membenarkan bahwa pria tersebut memang sebelumnya terlihat di kampung sebelah, yaitu Kampung Pasir Gudang, Desa Gunungbentang. “Sebelumnya pelaku datang ke kampung sebelah yaitu kampung Pasir Gudang, Desa Gunungbentang,” jelas Erik.

Menurut Erik, modus pelaku di kampung sebelah adalah berpura-pura mendata keluarga yang memiliki anak masih bersekolah. Diduga, informasi bahwa Ibu Eti memiliki anak usia sekolah didapatkan pelaku dari hasil pendataan fiktif di kampung tetangga tersebut, yang kemudian digunakannya untuk melancarkan aksinya di Kampung Cigaluga.

Peristiwa ini menjadi penyadaran bagi warga untuk senantiasa waspada terhadap pihak-pihak tak dikenal yang datang menawarkan program bantuan dengan meminta uang muka atau biaya administrasi dalam bentuk apapun. Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi mengenai program pemerintah melalui kanal-kanal resmi dan tidak mudah percaya pada tawaran yang mencurigakan.(*)


(Hamjah)


Artikel ini telah dibaca 137 kali

Baca Lainnya

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Cek Fakta: BMKG Bantah Isu Musim Kemarau 2026 sebagai yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

15 April 2026 - 19:53 WIB

Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026: Kawal Aksi Unjuk Rasa di Yahukimo Tetap Kondusif

22 Januari 2026 - 18:11 WIB

Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H. (depan, topi bertuliskan ZET S), bersama personel gabungan Operasi Damai Cartenz dan Brimob BKO Polda Papua saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia di halaman Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, Dekai, Rabu (21/1/2026).
Trending di News